oleh

Kasus DBD Muncul di Gunung Meriah Saat Fokus Penanganan Covid-19

Foto: Kepala Puskesmas Gunung Meriah Juliana SKM

 

SINGKIL, BARANEWS |  Ditengah fokus mengejar pencapaian target vaksinasi di Kecamatan Gunung Meriah, sejak sepekan terakhir muncul kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di dua desa.

Kasus DBD yang sempat hilang selama beberapa bulan terakhir saat ini kembali mulai menjangkit warga di dua desa, Yakni Desa Tulaan dan Desa Suka Makmur, Kata Kepala Puskesmas Kecamatan Gunung Meriah Juliana SKM saat dikonfirmasi baranews.com di Puskesmas setempat, Selasa (12/10).

Dijelaskannya ada sebanyak 4 kasus angka DBD yang muncul. Sehingga pihaknya hari ini juga akan melaksanakan foging di 2 desa tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Dengue tersebut.

Dijelaskannya ada sebanyak 4 kasus DBD yang muncul. Yakni 3 kasus di Desa Tulaan dan 1 kasus di Desa Suka Makmur.
Kasus DBD ini sudah lama hilang. Namun Saat petugas kesehatan dan masyarakat terfokus kepada vaksin Covid-19, DBD kembali terjadi kasus baru.

Kasus ini muncul kembali kemungkinan disebabkan lingkungan yang kurang sehat. Sehingga memicu perkembangan biakan nyamuk Aedes Aegepti. Atau pelaku perjalanan dari daerah yang ada terjangkit DBD.

“Dijadwalkan hari ini petugas akan langsung turun untuk foging di dua desa tersebut,” ucap Juliana.
Sementara untuk korban DBD tersebut katanya tidak sampai mengalami gejala yang parah. Lantaran cepat ditangani pihak kesehatan dan tiga korban diantaranya sudah sembuh, terangnya lagi.

Sementara itu untuk capaian vaksinasi, untuk wilayah Kecamatan Gunung Meriah sudah mencapai 9.500 orang.
Sedangkan angka wajib vaksin di Kecamatan Gunung Meriah mencapai 29.605 orang, dari jumlah 40.650 jiwa penduduk Kecamatan Gunung Meriah.
Pelaksanaan Vaksinasi selain dari Polres Aceh Singkil, Petugas Kesehatan dari Puskesmas Gunung Meriah juga melakukan jemput bola ke desa-desa.

Ada sebanyak 25 desa di Gumer, dan diantaranya sudah dilaksanakan vaksin jemput bola di Gunung Lagan, Tanjung Betik, Sililusan dan Desa Bukit Harapan, setelah sebelumnya jemput bola di sekolah-sekolah, terang Juliana.(Junaidi Berutu)

 

News Feed