oleh

Kakanwil Kemenkumham Aceh Ingatkan ASN Harus Pintar Bermedia Sosial

-REGIONAL-50159 views

Kakanwil Kemenkumham Aceh Meurah Budiman pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, senin (17/5/2021)

Banda Aceha|BaranewsAceh.Apel pagi perdana pasca perayaan Idul Fitri 1442 H/2021 M yang dilaksanakan Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh diikuti oleh seluruh Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administratur, Pengawas dan Pelaksana Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh menandai awal tugas hari pertama kerja setelah seluruh Aparatur Sipil Negera libur merayakan Idul Fitri, selain itu apel pagi dilaksanakan dalam rangka memastikan semua pejabat dan staf masuk kerja pada hari pertema kerja, senin (17/5/2021).

Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Drs. Meurah Budiman, SH. MH., dalam amanatnya menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan bathin pada seluruh peserta apel, melalui apel tersebut Kakanwil mengimbau agar seluruh stafnya selesai apel melaksanakan halal bihalal untuk saling maaf memaafkan tanpa bersalaman langsung dan hanya mengangkat kedua telapak tangan didada sebagai upaya menerapkan protokol kesehatan, kata Meurah yang genap 2 bulan bertugas sebagai Kakanwil Kemenkumham Aceh.

“Kepada seluruh peserta apel kami mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah melaksanakan instruksi pemerintah dengan tidak mudik lebaran ke kampung halaman dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Meurah menekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dilingkungan kerja, pada diri sendiri dan pada keluarga di rumah. “Kami ingatkan kembali pada bapak/ibu peserta apel agar kita tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaaran Covid-19, ujar Meurah.

Peserta apel dan halal bi halal Kanwil Kemenkumham Aceh

Selanjutnya Kakanwil kemenkumham Aceh mengingatkan seluruh pegawai dilingkungan Kanwil Kemenkumham Aceh untuk belajar dan pintar menggunakan media sosial yang baik, “kami tegaskan kepada seluruh ASN Kanwil Kemenkumham Aceh agar tidak menyalahgunakan Media Sosial seperti WhatsAap, Facebook, Instagram, Tiktok, Line dan lain-lain dengan mengunggah konten negatif yang dapat berdampak negatif pada diri Aparatur Sipil Negara (ASN). Penyalahgunaan Medsos dapat dipidana sesuai UU No. 19/2016 tentang perubahan atas UU No. 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
“Mari kita cerdas dalam menggunakan media sosial, jangan menggugah konten negatif baik dengan cara japri ke teman, kerabat atau orang lain atau group, kita sebagai ASN wajib mendukung semua kebijakan dan keputusan pemerintah baik dalam rangka pembangunan infra struktur, pembangunan ekonomi, SDM, penegakan hukum, pencegahan penyebaran Covid-19 dan larangan mudik dari pemerintah, tegas Meurah Budiman.

Sebelum mengakhiri apel Meurah Budiman mencontohkan beberapa kasus pelanggaran UU ITE yang dilakukan oleh masyarakat melalui Medsos yang berujung pidana bagi para pelaku. Pada akhir pelaksanaan apel seluruh pejabat dan staf sambil membubarkan diri secara bergilir melaksanakan halal bi halal dengan cara bersalaman mengangkat kedua tangan didada tanpa salaman langsung.(HS)