oleh

Kadis PU Aceh Tengah Tinjau Jalan Sabun Yang Sangat Merugikan Warga

 

Takengon baranewsaceh.co- Jalan lintasan Kabupaten desa Lukup Sabun kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah itu telah merugikan banyak warga sekitar, pasalnya tidak ada paret di tambah jalan yang sudah berlobang itu sudah banyak membuat korban berjatuhan mulai dari orang tua ibu-ibu hingga pemuda-pemudi setempat di tambah lagi masuk nya air ke perkebunan warga hingga membuat perkebunan kebanggaann warga itu telah menghayutkan pokok kopi, yang merupakan bahan mata pencarian warga setempat Hingga tanaman palawija pun ikut terhanyut, dan air yang masuk ke perkebunan itu pun telah membuat kedalaman 1 sampai 2 meter di dasar pokok kopi arabica gayo yang ada di desa Lukup Sabun barat itu

Tidak adanya renovasi jalan dan pembuatan paret di sepanjang jalan membuat air masuk ke perkebunan warga dari perbatasan desa Lukup Sabun hingga ke perbatasan Kabupaten Bener Meriah

Di tambah aksi bergotong royong di jalan perbatasan Kabupaten yang telah dilakukan Gerakan Pemuda Kute Panang (GPK) pada tahun lalu itu pun sudah mulai rusak dan hancur akibat banyaknya mobil dumb hingga roda 8 yang melintasi jalan Lukup Sabun itu, di tambah pada musim hujan yang membuat jalan Lukup Sabun itu terkikis oleh derasnya air yang mengalir tanpa ada paret di sepanjang jalan

Hal ini membuat Masyarakat yang berada di sekitar jalan Lukup Sabun itu khususnya Masyarakat Lukup Sabun Barat Geram dengan keadaan di desa itu, Fasilitas jalan yang tidak layak di lalui masyarakt di tambah hancur nya perkebunan warga membuat warga sanggat murka kepada pemerintah Kabupaten.

“Saya selaku putra Daerah ketua Gerakan Pemuda Kute Panang (GPK) menantang kehadiran Armaida Kadis PU Aceh Tengah untuk tinjau Jalan Lukup Sabun, Sepertinya Kadis PU Aceh Tengah sudah lupa dengan apa kewajiban dan Tupoksi nya sehingga membuat kadis PU Aceh Tengah sanggat menikmati hanggat nya duduk di kursi sembari menikmati fasilitas yang memadai”
Pungkas Saparuda. IB

Beberapa hari yang lalu tepatnya hari Jum’at 21/05/2021 Gerakan Pemuda Kute Panang (GPK) beserta Pemuda/i Lukup Sabun Barat itu telah menutup total akses jalan Lukup Sabun Barat, dengan alasan akses jalan sudah tak layak pakai di tambah beratnya resiko pengguna jalan yang melintas itu pun menjadi alasan utama para GPK dan pemuda/i untuk menutup jalan.

“Kami akan terus munutup jalan lintasan ini dan tidak akan membuka sebelum ada pihak pemerintah terkait menyikapi jalan yang sudah tidak layak pakai”  Pungkas Saparuda. IB (RED)

News Feed