oleh

KADIS DKP ACEH TERIMA KUNJUNGAN DEKAN FPIK UTU

Kelapa Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Aliman S,Pi, M,Si, Menerima kunjungan Dekan FKIP UTU, Prof, Dr. Ali Sarong M,Si di ruang kerja Dinas DKP Aceh. Rabu, 12/08/2021

Banda Aceh, Baranews  – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Aliman, S, Pi M S,i menerima kunjungan kerja Dekan Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Teuku Umar pada Rabu, 12/08/2021.

Kunjungan Dekan FPIK UTU ke Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh dalam rangka membicarakan program magang mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar di Dinas DKP Aceh.

Aliman S, Pi M,Si Kadis DKP Aceh, dirinya  menyambut baik rencana program magang dalam rangka implementasi kegiatan liga dua  kampus merdeka belajar, Mahasiswa FPIK UTU memiliki kesempatan untuk mendalami bidang keilmuan di DKP Aceh.

“Sebagai lembaga Pemerintah tentu kita selalu berkolobrasi dengan dunia Akademik untuk membimbing para mahasiswa dan mahasiswi yang melaksanakan magang,” kata Kadis DKP Aceh.

Ditambahnya, DKP Aceh setiap tahun secara continu selalu merima para mahasiswa-mahasiswa yang melakukan Praktek Kerja Lapangan di Dinas DKP Aceh.

“Hampir setiap tahun kita memfasilitasi adek-adek mahasiswa yang melakukan praktek kerja lapangan. Ada dibidang Pelabuhan Perikanan, penangkapan Ikan, pengolahan dan manajemen bisnis perikanan,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Teuku Umar Pro.Dr, Ali Sarong, menyebutkan bahwa program magang Mahasiswa merupakan pembelajaran kepada mahasiswa diluar kampus, dan mahasiswa diterjunkan langsung kelapangan untuk mengaplikasi keilmuan yang sudah mereka pelajari dibangku kuliah.

“Mahasiswa harus terjung langsung kelapangan untuk mengaplikasikan apa yang mereka pelajari. Supaya kelak mahasiswa perikanan siap menghadapi tantangan ketika mereka menyandang gelar Serjana perikanan,” kata Prof, Ali.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Teuku Umar juga menambahkan. Program magang mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan bagian dari proses pembelajaran secara langsung ditengah-tengah masyarakat.

“Dimana kaum intelektual harus mampu menjawab tantangan kedepan dalam mengelola sumberdaya alam, khususnya bidang Perikanan dan Kelautan,” Demikian terang.(RED)

Jangan Lewatkan