oleh

Kades Kayu Mbelin Adukan Warganya ke Polsek Lawe Sigala-gala

Kantor Polsek Lawe Sigala-gala

*Terkait dugaan pemalsuan tandatangan dan stempel
*Penyidik memanggil yang bersangkutan dengan pasal 263 KUHP

Kutacane-Baranews.aceh |  Kepala desa (Kades) Kayu Mbelin Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara, Aleston Tindaon, mengadukan masyarakatnya sendiri atas nama Maruhum Sianipar (75 tahun) dan istrinya, baru-baru ini ke Polsek Lawe Sigala-gala Polres Aceh Tenggara.

Aleston Tindaon yang akan mengikuti pemilihan kepala desa(Pilkades) pada tanggal 3 Juli 2021, tidak terima tanda tangannya di pakai dalam sebuah surat, yang diduga digunakan oleh Maruhum Sianipar.

Konfirmasi Jurnalis media online Baranews.aceh kepada Maruhum Sianipar mengatakan, bahwa surat itu dicoba dibuat untuk salah satu syarat administrasi mendapat bantuan perumahan.Dan, surat itu tidak sempat dipergunakan, karena saya marah, saya robek-robek, dan saya lempar ke tanah, ujarnya.”

Namun, tanpa sepengetahuan saya, kepala desa (Pengulu kute) Kayu Mbelin, Aleston Tindaon melaporkan saya ke Polsek Lawe Sigala-gala, ucapnya.”

Pada hari Senin (31/5-2021), Maruhum Sianipar telah diperiksa penyidik Polsek Lawe Sigala-gala, dengan sangkaan pasal 263 KUHP, menghadap Kanit Reskrim Polsek Lawe Sigala-gala, Aiptu.Darmansyah, SH, dan surat panggilan yang ditandatangani Kapolsek Lawe Sigala-gala, Iptu.Johan Eko Hardiyanto, SH.

Sehabis diperiksa oleh Polsek Lawe Sigala-gala, Wartawan media ini dan Kabiro Tabloid Mitra Polda, Ronald Sianturi sempat mewawancarai yang bersangkutan, dan mengatakan bahwa surat itu belum pernah dipergunakan, saya sudah berumur 75 tahun, dan dalam keadaan sakit, sambil yang bersangkutan menunjukkan surat sakitnya.Sementara, Awak media ini konfirmasi kepada Kades Kayu Mbelin, Aleston Tindaon melalui WA, tidak dijawab, karena tidak aktif.(P.Lubis)

News Feed