oleh

Jujur & Adil Itu Sungguh Mahal

-HEADLINE, OPINI-483 views
banner 970x250
Jacob Ereste

BARANEWSACEH.CO – Keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) memang hanya mempunyai hak mengadili sengketa pemiliha umum (Pemilu) maupun pemilihan Presiden (Pilpres) seperti yang diatur oleh UU. Karenanya, kecurangan Pemilu maupun Pilpres tidak masuk dalam wewenang MK. Karena itu, Tim 02 yang mewakili pasangan Calon Ptesiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandi yang menggugat KPU ( Komisi Pemilihan Umum) harus dipahami sebagai upaya ingin memperoleh perlakuan jujur dan adil (Jurdil) sebagaimana yang harus menjadi pegangan dan semangat melaksanakanbPPemilu maupun Pilpres.

Artinya, upaya menggugat KPU oleh pasangan calon Preeiden haru dipahami senagain untuk upaya memuntut sikap dan perlakuan jujur serta adil dari KPU, bukan untuk menang maupun kalah dalam ptoses Pemilu maupun Polpres.

Oleh karena itu, keputusan MK dapat segera diduga tidak akan membuat keputusan yang memenangkan satu pihak. Tapi yang pasti warga masyarakay dapat menjadikan proses hingga keputusan dari persidangan sengketaan dari pelaksanaan Pilpres di MK ini menjadi bahan pelajaran yang untuk lebih memahami realitas sosial dan realitas politik serta realitas hukum yang sejatinya ada dam harus dipahami oleh setiap orang. Realitas yang nyata ini, persis seperti apa yang bisa kita saksikan — atau bahkan kelak akan kita alami lagi — bahwa untuk mendapatkan perlakuan jujur dan adil sungguh mahal dan tidak gampang, walau di peradilan yang paling tinggi dan paling terhormat sekalipun.

Bagitulah jujur dan adil itu sungguh mahal, setidaknya seperti sidang di MK yang mahal itu juga memberi keputusan yang menolak permohonan paslon 02.

Banten, 27 Juni 2019

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed