oleh

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 : Keluar Dari Rumah, Masyarakat dan ASN Wajib Gunakan Masker

ACEH TENGAH, BARANEWSACEH.CO – Penularan virus corona (Covid-19) sejauh ini secara global merambah di lebih 180 negara dengan kematian lebih dari 43.000 orang. Di Indonesia, pemerintah telah menetapkan pembatasan sosial berskala besar dan memperpanjang status tanggap darurat hingga akhir Mei 2020.

Hasil penelitian terakhir dari World Health Organisatioan (WHO) menyatakan bahwa coronavirus disease (covid-19) bisa ditularkan melalui udara jika mulut dan hidung tidak tertutup. Untuk itu WHO merekomendasikan agar masyarakat selalu memakai masker pada saat beraktifitas dan berinteraksi dengan orang lain.

Terkait dengan rekomendari WHO tersebut, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah, dr. Yunasri mengatakan, kini semua warga yang hendak keluar rumah harus menggunakan masker, anjuran itu sesuai dengan imbauan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Ketentuan ini juga berlaku bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN dan pegawai lainnya yang masih beraktifitas di kantor.

“Semua rekomendasi dari WHO kita jalankan, termasuk ‘masker untuk semua’, mulai hari ini” ungkap  Yunasri, hari ini Senin (6/4/2020) di Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid..

Yunasri menyarankan agar para PNS/ASN dan warga masyarakat agar menggunakan masker kain yang dapat dicuci berkali-kali, sementara masker bedah atau N-95 yang hanya sekali pakai lebih diprioritaskan untuk petugas medis.

“Gunakan masker kain yang bisa dicuci,  masker kain digunakan tidak lebih dari empat jam,  rendam masker kain yang telah dipakai di air sabun, lalu dicuci dan dijemur di terik matahari” tuturnya lagi.

Langkah ini merupakan salah satu pencegahan penularan virus corona selain melakukan phisycal distancing ( jaga jarak 1 meter) dan cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. Sampai dengan saat ini kita kabuputen aceh tengah masih status siaga dalam penanggulangan covid 19 dan terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara ketat bagi arus balik dari daerah lain.

Meski sampai saat ini tidak ada pasien positif maupun suspect covid di Aceh Tengah, namun kemawsapadaan harus tetap ditingkatkan dan langkas antisipatis mencegah penularan covid harus terus dilakukan. (Fathan Muhammad Taufiq)

News Feed