oleh

Jika Karung Beras Bantuan Pemerintah Aceh Bermasaalah, Apa Tindakan DPRA?

 

BANTEN, BARANEWSACEH.CO  – Bantuan Pemerintah Aceh yang kabarnya di salurkan kepada masyarakat di tengah pandemi Corona, Covid-19 menimbulkan berbagai rasa dan bau tak sedap, antaranya tentang kabar karung beras (empang breuh) bantuan, yang di perdebatkan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), ujar Tarmizi Age aktivis Pro-Rakyat, Rabu (22/4/2020),

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar, mengapa sampai anggota DPRA lambat tau kemana saja uang rakyat aceh, akan dipergunakan pemerintah, begitu bantuan tayang, baru ketahuan anggota dewan, ternyata ada uang yang diperuntukkan pemerintah, untuk belanja karung beras, langsung open sound (buka suara), yang itu kelemahan pak dewan, menurut Tarmizi Age,

Kebocoran informasi ini, mempertontonkan pada rakyat, bahwa hubungan eksekutif dan legislatif  di aceh ada yang tidak singkron, seakan-akan pemerintahan di aceh jalan sendiri-sendiri dalam menghadapai wabah Corona, ini, tambah putra asal aceh itu,

Nah, jika bantuan Pemerintah Aceh benar bermasaalah, lantaran anggaran karung beras (empang breuh) yang menurut kabar mencapai 1, 2 milyar, apa sanksi yang dimungkinkan diambil dan diputuskan DPRA, sehingga uang itu bisa kembali menjadi hak publik dan kemudian di salurkan untuk rakyat, jelas Tarmizi Age,

Sebagai wakil rakyat, sebenarnya harus mampu menertibkan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan pemerintah aceh itu berpihak kepada rakyat, bukan sebaliknya merugikan rakyat, tegas mantan aktivis GAM Denmark, tersebut,

Rakyat hanya butuh sedikit bantuan pak dewan, apalagi jelang ramazan begini, bukan lain-lain tutup Tarmizi Age (REL)

News Feed