oleh

Jeruk Keprok Gayo Andalan Penopang Ekonomi Masa Depan

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Ketua masyarakat perlindungan Indikasi Geografis Jeruk Keprok gayo Pak Wiknyo (70) kepada Bupati Tgk Sarkawi menjelaskan tentang keberadaan komoditas jeruk keprok Gayo, yang akan di kembangkan di tiga Kabupaten bersaudara Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Kabupaten Gayo Lues.

Menurut Pak Wiknyo saat ini keberadaan Jeruk keprok Gayo merupakan salah satu tanaman lokal yang bisa dijadikan sebagai tanaman tumpang sari di sela sela tanaman kopi tanpa ada efek negatif terhadap hasil produksi kopi. Tanaman ini aman dan layak untuk di budidayakan sebagai penopang ekonomi bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Bener Meriah. ketusnya.

Disisi lain dia juga memperjelas menyangkut legalitas Indikasi Geografis (IG) Jeruk Keprok Gayo yang sudah di sahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta pada tahun 2016.

Penjelasan tersebut disampaikan Pak Wiknyo beserta pengurus lainnya saat bertemu langsung dengan Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi di ruang kerjanya. Selasa 02 Juli 2019

Pertemuan tersebut turut di dampingi oleh Hendra Budian salah seorang caleg terpilih anggota DPRA Aceh dari dafil IV Aceh Tegah – Bener Meriah.

Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi menyambut positip dengan upaya pengembangan Jeruk Keprok Gayo, mengingat keberadaan Jeruk keprok Gayo merupakan salah satu produk buah lokal yang legalitasnya sudah diakui.

Disisi lain Yusra (35) salah seorang pengurus Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Jeruk Keprok Gayo Aceh kepada media ini menyebutkan. Kita juga akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Pekan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Gampong se Provinsi Aceh, dengan membuka satu stand pameran khusus Jeruk Keperok Gayo. Adapun jadwal pameran tersebut akan berlangsung pada 09 – 13 Juli 2019 di Bener Meriah. (DN)

Komentar

News Feed