oleh

Jembatan Seuneubok Rambong Aceh Timur Hancur Berantakan, Laksana Negeri Tak Bertuan

Aceh Timur. Baranewsaceh.co – Kondisi jembatan 4 x 24 meter kontruksi rangka besi yang menghubungkan Gampong Jalan dengan Seuneubok Rambong, Gampong Lhee dan Beurandang Kecamatan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur, kondisi nya rusak parah, di samping besi leger sudah jatuh juga lantai nya tidak layak pakai, dalam hal ini, apakah Bupati Aceh Timur tutup mata terhadap keluhan dan laporan masyarakat.

Jembatan yang dibangun tahun 1997/1998 oleh Pemerintah Kabupaten, kerusakan yang paling parak sejak 3 tahun terakhir.

Menurut Keuchik Seunebok Rambong, Zainal Abidin kepada media selasa 22/10/2019, jembatan ini sudah beberapa kali kami laporkan kepada Pemerintah Aceh Timur dan Pemerintah Provinsi, sampai saat ini belum ada tanggapan, mereka hanya berjanji akan menindak lanjuti.

Lebih lanjut, Zainal mengungkapkan, bahwa jembatan ini sangat ramai di lalui oleh masyarakat masyarakat setiap, mengingat jalan ini merupakan akses jalan perekonomian bagi petani, pekebun sawit dan karet. Selasa pagi, 22/10/2019.

Camat bersama rombongan baru meninjau jembatan desa kami, Camat mengarahkan kepada kami untuk merehab jembatan tersebut dengan menggunakan dana desa untuk sementara waktu, agar bisa di lalui anak-anak sekolah.

Muhammad Jafar(45) warga Seuneubok Rambong saat di mintai tanggapan, mengungkapkan bahwa masyarakat sangat resah dan khawatir terutama terhadap nasib anak-anak kami yang pergi sekolah ketika melalui jembatan tersebut, apalagi pada malam hari, anak-anak pergi mengaji, dengan kondisi jembatan yang sangat rusak parah, sewaktu-waktu bisa mengancam jiwa mereka, ujar nya.

Hal yang sama juga di katakan Nuti(26), ibu rumah tangga warga Gampong Jalan, mengatakan kegelisahan nya terhadap anak-anak nya, saat melewati jembatan tersebut, ketika pergi sekolah bisalah kami antarkan, tapi saat mereka pulang, kami tidak mengawal nya.

Camat Nurussalam, Tarmizi saat di konfirmasi media, membenarkan telah memerintahkan Keuchik untuk merehab jembatan tersebut dengan menggunakan dana desa dan memberi dead line satu minggu harus selesai, pangkasnya. (Nurdin)

News Feed