oleh

Jembatan Keumuneng Julok Rusak Parah Tiap Hari Jatuh Korban, Warga Mengharap Parhatian Pemerintah

 

Aceh Timur, BaraNewsAceh |  Meski sudah kerap jatuh korban, namun kondisi jembatan yang menghubungkan Kecamatan Julok dan Kecamatan Indra Makmu tepatnya Desa Keumuneng Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur tidak kunjung mendapatkan perbaikan yang layak dari pemerintah setempat.

Pantauan media Baranews, Jum’at 15 Januari 2021 siang, terlihat sebuah Dumtruck BK 8061 SA pengankut buah sawit terperosok tak berdaya menurut warga Dumtruck tersebut tergelincir tadi malam, Jum’at dini hari sekira pukul 01 30, hal tersebut diduga terjadi karena kondisi jembatan yang sudah tidak layak pakai dan mengalami rusak parah.

Untuk melintasi jembatan itu, warga harus berhati-hati, karena bagian tengah jembatan tersebut sudah terlihat lobang menganga karena lantainya sudah lepas dan putus.

“Memang sudah parah, kami berharap pak bupati melihat kondisi ini,” ungkap Sutini seorang warga setempat saat ditemui di lokasi Jum’at (15 /01).

Melihat kondisi jembatan tersebut, masyarakat betbondong bondong turun ke lokasi menyaksikan pemandangan yang mengharukan.

Tampak terdengar mereka melontarkan kata-kata yang meminta tolong kepada Bupati, untuk segera memperbaiki dan Membangun secara permanen jembatan tersebut.

“Yang paling parah, lantai bagian tengahnya. Lantainya sudah lepas dari penyangga. Sehingga bagi warga yang tidak mengetahui, kerap terjatuh. Bahkan, ada yang terparah, seorang warga yang melintas Luka parah saat terpeleset,” ungkapnya.

Senada dengan Sutini seorang pemuda setempat mengakui, mengharapkan perhatian Pemkab untuk memperbaiki jembatan itu tampak setengah hati. Sebab, sudah berulangkali rusak parah, tapi tidak kunjung mendapatkan perbaikan yang layak.
“Sudah puluhan tahun pemerintah tidak memperhatikan jembatan tersebut dan terkesan dibiarkan begitu aja,” ujarnya.

Khadafi berharap, bupati turun tangan untuk memperbaiki jembatan tersebut. Karena, jembatan tersebut merupakan sarana vital bagi masyarakat setempat. “Hanya itu harapan kami,” pungkasnya.

Camat Julok, Adnan SAg saat di konfirmasi awak media Jum’at (15/01) melalui sambungan telpon.
Camat Julok mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menghubungi PT Medco untuk penanganan segera, namun menurut Camat Pihak Medco sudah menyahuti namun karena awal tahun, belum dapat turun segera masih menunggu Haji Yan, menurut Camat pihak perusahaan masih berkoordinasi dengan Haji Yan.
“memang Medco sudah disahutii tinggal tunggu Haji Yan, dan kalau dana Kabupaten kita tunggu turun anggaran Tahun ini, kan kita sudah menang dalam musrembang yang lalu, kalau tidak salah ada tiga jembatan yang akan dibangun” terang Camat Julok Adnan SAg.

Untuk menyikapi kondisi jembatan yang sudah sangat berbahaya masyarakat pengguna jalan belum ada solusi masyarakat masih antri menunggu kapan giliran terjatuh terperosok ke lubang jembatan.

Masyarakat hanya bisa membuat keluhan dan laporan kepada wartawan yang kebetulan lewat.
Padahal jembatan tersebut merupakan jalur vital yang sering dilintasi dan perlu mendapatkan perhatian pemerintah. (Tim)

News Feed