oleh

Jangan Ambil Emas Kami Dari Gayo

banner 1155x168

Aceh Tengah. Baranewsaceh.co –  Lembag Studi Kajian Kebijakan Publik (LSK2P) Nasri Irsyadi menolak penambangan, pengolahan Biji Emas oleh PT. Linge Mineral Resource yang beradaan nya di kecamatan Linge Kabupatan Aceh Tengah, Kamis (29/08/2019). Hal itu di ungkapkan oleh Nasri Irsyadi kepada media ini.

Nasri juga menjelaskan menolak masuknya tambang atau pengolahan biji emas yang beradaannya di kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah. yang dilakukan itu sebagai bentuk protes dan penolakan terhadap rencana keberadaan perusahaan tambang yang akan beroperasi di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Selain itu, juga sebagai bentuk kekecewaannya terhadap keberadaan perusahaan tambang di Tanoh Gayo.

Pertambangan emas merupakan ancaman serius kerusakan hutan aceh selain pembalakan liar dan perambahan untuk kebun rencana penambangan emas di Proyek Abong, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah oleh PT. Linge Mineral Resources mendapat penolakan dari masyarakat Aceh Tengah selama ini, masyarakat Gayo makmur bukan karena tambang, tapi hasil biji kopi arabika yang mendunia

“Linge Mineral Resource mendapat izin usaha pertambangan eksplorasi Nomor 530/2296/IUP-EKSPLORASI/2009, seluas 98.143 hektar, di Kecamatan Linge dan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah yang izinnya diterbitkan Bupati Aceh Tengah”

Rencana penambangan emas kembali menggema di Aceh. Tepatnya di Proyek Abong, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, yang akan dilakukan oleh PT. Linge Mineral Resources. Perusahaan ini telah mendapat izin eksplorasi pada 2009 dengan luas lahan sekitar 98.143 hektar.
ini bisa jadi menguntungkan hanyalah kaum kaum elit saja dan belum lagi dampak lingkungan sekitar daerah usaha pertambangan yang akan dirasakan langsung oleh masyarakat kecil disekitar lingkungan pertambangan ,”tutup Nasri Irsyadi.(Red)

News Feed