oleh

Isa Alima Pimpin PKP Pidie

 

PIDIE, BARANEWS –  Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan (DPP PKP) Aceh mewakili Dewan Pimpinan Nasional (DPN) menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Pidie periode 2021-2026 di Banda Aceh, Rabu (20/10/2021).

Penyerahan surat keputusan tersebut dilakukan oleh ketua DPP PKP Aceh Hendri Yono, S.Sos. MSi yang di terima langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Pidie Drs. M. Isa Alima.

Dalam SK tertera susunan personalia kepengurusan DPK PKP Pidie yang terdiri dari Dewan Penasehat yang diketuai oleh M. Iriawan, SE. Wakil ketua, Abi Usi dan Sekretaris, Januar Juned, ST.

Lalu pengurus harian dipercayakan kepada Drs. M.Isa Alima sebagai ketua, dan Wakil Ketua Mimi Mulyani, S.Pd.

Sedangkan Sekretaris dipercayakan kepada Drs Ridwan dengan wakilnya Rosna, SE.

Bendahara : H.M. Nur Saidan dan wakilnya dipercayakan kepada H.Zulkifli H.Jafar, B.Sc. Selain itu, susunan pengurus juga ditambah dengan sejumlah bidang.

Sementara ketua DPK PKP Pidie Drs Isa Alima kepada Media……
mengatakan dirinya kedepan bersama- sama dengan pengurus PKP Pidie dan simpatisan berupaya untuk merebut 10 kursi.

Hal itu kata Isa sesuai dengan target yang direncanakan dari 5 daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kabupaten Pidie.

“Insya Allah, kita akan sukses, apalagi dengan slogan yang kita usung yaitu Era Baru, Energi Baru, Tekad dan Semangat Baru, PKP Pidie akan Jaya,” kata mantan Anggota DPRK Pidie ini optimis.

Seperti diketahui Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) memutuskan mengubah namanya menjadi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), nama yang mereka gunakan saat didirikan pada 1999 lalu.

Sekretaris Jenderal PKP Said Salahudin mengatakan, perubahan nama dan lambang partai itu diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang diubah dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 25 Mei 2021 lalu.

“Nama Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) diubah menjadi seperti ketika awal pendiriannya di tahun 1999, yaitu menjadi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP).

Perubahan AD/ART ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,” kata putra Pidie ini dalam keterangan tertulis, Jumat (3/9/2021) lalu. (HS)

News Feed