Investor Asing dari Prancis Temui Said Sani Bahas Minyak Nilam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 27 September 2024 - 15:48 WIB

501,038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Investor asal negara Prancis didampingi penerjemahnya temui Said Sani di kediamannya kampung Kutelintang Blangkejeren. Kamis, (26/9/2024).

Investor Prancis itu khusus membicarakan kelanjutan kerjasama antara Koperasi tanaman Nilam Elekser yang merupakan binaan Said Sani usai menjabat sebagai wakil bupati Gayo Lues sejak beberapa tahun silam di kawasan Kecamatan Tripejaya.

Said Sani Didampingi Rabudin pengsuha asal Gayo Lues, Dalam bincangannya dia juga Calon Bupati Gayo Lues 2024-2029 insyaallah menyanggupi apa yang menjadi keinginan pihak Investor, terutama dalam peningkatan produksi tanaman Nilam, sebab selama ini dirasakan produksi minyak Nilam asal Gayo Lues masih belum mampu mencukupi bagi investor, sedangkan harga minyak Nilam saat ini terus meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semula harga minyak Nilam hanya berkisar Rp. 400 Ribu Perkilogramnya, sejak adanya kerjasama dengan investor asal Prancis harga minyak Nilam terus meningkat dimana saat ini mencapai Rp. 2 juta perkilogramnya, akibat adanya kerjasama dengan investor secara langsung, jadi harga minyak Nilam ditentukan investor dan harga internasional, harga toke dan agen tidak berlaku lagi, ini sangat menguntungkan bagi petani Nilam di Gayo Lues ini, jika Allah SWT meridhoi kami dalam Pilkada ini dan menang atas pilihan rakyat, sektor minyak Nilam ini akan menjadi bagian dari bangkitnya ekonomi masyarakat, mereka ini datang dari Prancis hanya untuk membeli minyak Nilam kita, sebab mutu minyak Nilam Gayo Lues adalah yang terbaik di dunia, jadi ini kesempatan bagi kita menuju masa depan Gayo Lues yang lebih baik, investor ini mengatakan pihaknya menginginkan paling sedikit ada 10 ribu hektar lahan untuk tanaman Nilam, kalau bisa lebih dari itu, dengan adanya investor ini, maka harga minyak Nilam akan selalu stabil, dimana ada harga minimal dan harga maksimal”.

Ditempat terpisah Said Ahmad Anggota KPA juga mantan DPRK Gayo Lues menambahkan.

“Konsep dan tata kelola tanaman Nilam saat ini sedang dilaksanakan oleh koperasi bekerjasama dengan pihak investor dan petani Nilam diminta untuk tetap menjaga mutu minyak nilamnya, jangan ada upaya mencampurnya hanya untuk keuntungan sementara, harus kita jaga mutunya” ungkapnya.

Pantas kita syukuri suatu keberkahan negri kita sumberdaya alam yang begitu melimpah ruah apapun yang ditanam semua hasilnya subur, tinggal cara kita dibidang mengelola dan pemasarannya, setidaknya harga saja bisa kita stabilkan, masyarakat bisa menghitung dari pada hasil tanam dengan modal awal, itu sangat penting mulai dari penanaman hingga hasil panennya, semoga ini semua adalah rejeki kita masyarakat Gayo, sukseslah petani kami, semoga semua dipermudah, amin ya rabbal alamin”, tambahnya.

Faisal dari pendamping tanaman Nilam yang ikut dalam rombongan investor,mengatakan selama kerjasama koperasi minyak Nilam Elekser,dengan pihak investor produksi minyak Nilam yang dihasilkan dari Koperasi Elekser binaan Said Sani,sudah mengekspor sekitar 20 Ton minyak Nilam ke negara Prancis,ini selama lebih kurang dua tahun lebih.

Sedangkan Rabudin selaku pengusaha sukses asal Gayo Lues ini.mengatakan perusahaannya akan ikut bergabung untuk terjun kedunia bisnis minyak Nilam ini,saat ini beberapa anak perusahaannya sedang melakukan kajian untuk masuk dan membantu mewujudkan Gayo Lues menjadi sentra minyak Nilam di Aceh maupun Indonesia.

Disisi lain saat pihak Investor akan meninggalkan posko Gaesss kediaman Said Sani melalui penerjemah bahasa”,  jangan hanya minyak Nilam saja yang memiliki investor untuk menjaga kestabilan harga dari petani,tetapi semua komoditi yang ada di daerah ini.

Apakah itu minyak sere wangi, kopi dan lainnya, haruslah ada kerjasama dengan investor sehingga petani merasa aman, harga komoditinya tidak lagi dipermainkan oleh para tengkulak maupun agen dari para toke. sehingga petani Gayo Lues dapat meningkat, harga jual dapat dihitung modal dikali untung”, cuapnya. (J.porang)

Berita Terkait

BGN Setop Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues
Hakim Diuji Keadilan, Rabusin Tegaskan Fakta Hukum dan Kepastian Hak di Tengah Sengketa Agraria
Warga Agusen, Damkar Serta Relawan Bangun Kembali  Jembatan Gantung 
Pemkab Gayo Lues Gelar Doa Bersama, Lanjutkan Rangkaian HUT ke-24 dengan Harapan Bangkit dari Bencana
HUT ke-24 Kabupaten Gayo Lues, Bupati Ajak Masyarakat Bangkit Bersama Pasca Bencana
Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung
Rabusin: Pengawasan Eksternal DPR, Komisi Yudisial, dan Kejaksaan Agung Kunci Keadilan Proses Hukum
Kejanggalan Sidang dan Dakwaan, Rabusin Tegaskan Unsur Pidana Tidak Terpenuhi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:09 WIB

Polri Bongkar Produksi dan Peredaran Gas N20 Merk Whippink dengan Omset Miliaran Rupiah

Rabu, 15 April 2026 - 19:33 WIB

Mayat Pelajar di Muara Kaliadem, Polisi Periksa Delapan Saksi dan Dalami Dugaan Tawuran

Rabu, 15 April 2026 - 19:31 WIB

46 Batang Rel Kereta Dicuri di Way Kanan, Polisi Tangkap Dua Pelaku dan Telusuri Dugaan Jaringan

Rabu, 15 April 2026 - 19:16 WIB

Mayat Pria dengan Luka di Leher Gegerkan Warga Jombang

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

Polda Kepri Ungkap 41 Kasus Narkotika, Sita Ribuan Butir Ekstasi dan Etomidate Cair

Sabtu, 11 April 2026 - 17:29 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Senin, 6 April 2026 - 16:55 WIB

Dua Oknum Pejabat Sempat Diamankan Terkait Judol, Bupati Gayo Lues Diminta Berikan Penjelasan 

Kamis, 2 April 2026 - 21:15 WIB

Mawardi Basyah Anggota DPR Aceh Fraksi Partai PPP Ditahan di Lapas Kelas IIB Banda Aceh

Berita Terbaru

ARTIKEL

Kecanduan Judol, Nyawa Ibu Kandung Melayang

Kamis, 16 Apr 2026 - 06:10 WIB

GAYO LUES

BGN Setop Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Kamis, 16 Apr 2026 - 05:57 WIB

YOGYAKARTA

Gandung Pardiman Bantu Korban Laka di Gunungkidul

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:30 WIB