oleh

Ini Identitas Sopir Travel Yang Dibunuh Satu Keluarga di Langkat

Korban semasa hidup (pakai peci)

 

BARANEWS | Polisi berhasil mengungkap identitas sopir travel yang menjadi korban pembunuhan dan perampokan oleh satu keluarga yang kerangkanga ditemukan di Langkat.

Diketahui, korban adalah Bakrie warga Kutacane, Desa Kute Buluh, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara.

Bakrie, adalah seorang sopir mobil rental. Sebelum dibunuh, Bakrie sedang mengemudi mobil Innova Reborn warna hitam dengan nomor polisi BK 1684 PI.

 

Mobil tersebut dirental pelaku Marwan dari perusahaan angkutan Raja Taxi.

Terbongkarnya kasus ini saat warga masyarakat dihebohkan dengan penemuan kerangka manusia yang diduga korban pembunuhan di Dusun V Parit Rimo, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat.

Kerangka manusia ini ditemukan dikediaman Marwan Syahputra (26) yang tinggal bersama istrinya Arianti (22).

Atas temuan kerangka manusia itu, personel Polsek Padang Tualang terjun langsung untuk mengamankan lokasi.

Penghuni rumah yang merupakan pasangan suami istri juga turut serta di bawa ke Mapolsek Padang Tualang Langkat guna penyelidikan lebih lanjut.

Pemilik rumah yang diduga pelaku, Marwan Syahputra menjelaskan kalah kerangka manusia tersebut adalah sopir mobil rental yang dibunuhnya dan dibantu oleh kedua orangtuanya.

Penghuni rumah yang merupakan pasangan suami istri juga turut serta di bawa ke Mapolsek Padang Tualang Langkat guna penyelidikan lebih lanjut.

Pemilik rumah yang diduga pelaku, Marwan Syahputra menjelaskan kalah kerangka manusia tersebut adalah sopir mobil rental yang dibunuhnya dan dibantu oleh kedua orangtuanya.

Diceritakan Marwan, sekitar tahun 2019, dirinya dan Istri Arianti beserta Wagimin dan Almarhum Leginah (orang tua Marwan) akan pergi ke Blang Kejeren, Aceh Gayo Lues.

“Saat itu posisi kami berempat di Tanjung Morawa. Kemudian kami merental mobil travel jenis Kijang Innova Rebon warna hitam berikut sopir yang akan mengantar kami,” jelasnya.

Bukan hanya ingin merental mobil, namun ternyata keempatnya sudah memiliki rencana busuk untuk menguasai mobil rentalan tersebut.

Setelah memesan mobil rental, keempatnya berangkat dari Tembung Pasar 7 Medan, rumah abang ipar Marwan yang bernama Suminan.

“Dari sana kami selanjutnya berangkat ke arah Blang Kejeren Aceh Gayo Lues,” pungkasnya.

Setibanya di daerah Tiga Binanga, Tanah Karo, Leginah berpura-pura muntah. Oleh sopir, kemudian laju mobil diberhentikan. Saat itu juga, Marwan langsung menjerat leher supir dari belakang dengan tali nilon yang sudah dipersiapkan sewaktu berangkat.

Secara bersamaan, Wagimin yang saat itu duduk di bangku depan mobil juga langsung menikam tubuh bagian dada korban menggunakan pisau yang dibawanya.

Usai menghabisi dan memastikan korban tewas, kemudian pelaku pelaku membungkus jasad korban dengan terpal plastik.

“Usai melakukan aksi, kemudian kami berputar arah kembali menuju rumah di Dusun V Parit Rimo, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat,” bebernya.

Keesokan harinya, sekira pukul 03.30 wib, Marwan dan Wagimin membuat lubang di samping halaman rumah dan kemudian langsung membakar bungkusan yang berisikan jasad korban tersebut.

“Usai dibakar, kemudian kami menutup lubang tersebut agar tidak ketahuan,” kata Marwan.

Terungkap! Ini Identitas Sopir Travel Yang Dibunuh Satu Keluarga di Langkat

Jangan Lewatkan