Indonesia Tegas Dukung Mekanisme UPR Dipertahankan di Dewan HAM PBB

Redaksi Bara News

- Author

Senin, 1 April 2024 - 01:56 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenewa – Pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan dukungan untuk mempertahankan mekanisme Universal Periodic Review (UPR) di Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sidang Dewan HAM PBB ke-55 berlangsung pada rentang 26 Februari hingga 5 April 2024 di Markas PBB di Jenewa, Swiss.

Sikap tegas itu disampaikan Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Duta Besar Rina P Soemarno, selaku wakil Indonesia di Sesi Debat Umum membahas Hasil UPR pada Sidang Dewan HAM PBB ke-55.

UPR atau Peninjauan Berkala Universal merupakan mekanisme di Dewan HAM PBB untuk memantau secara berkala performa pemenuhan HAM di 193 negara-negara anggota PBB. Mekanisme itu mulai diterapkan sejak 2005 dengan periode peninjauan setiap empat tahun.

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/3/2024) Dubes Rina mengatakan, UPR menjadi platform paling efektif dan konstruktif dalam kerangka Dewan HAM PBB. “Pentingnya UPR tidak hanya terletak pada universalitasnya, tapi juga kapasitasnya dalam mendorong dialog dan kerja sama,” kata Deputi II.

Baca Juga :  Pakar : Skandal Korupsi dan Pencucian Uang, Joe Biden Bakal Dimakzulkan dan Kena Sangsi Pidana

Dalam Debat Umum tersebut Rina, menambahkan mekanisme UPR terbukti mampu menjadi fasilitas kolaborasi antar-pemerintah dalam penilaian dan perbaikan situasi HAM di setiap negara. Mekanisme ini pun dinilai esensial untuk dipertahankan karena memiliki prinsip kesetaraan.

Dubes Rina juga menekankan manfaat penting adanya bantuan teknis dalam rangka implementasi penuh atas rekomendasi-rekomendasi UPR yang diterima.

“Untuk itu, Indonesia mendorong negara-negara dan Badan PBB terkait, untuk terus memberikan bantuan teknis dan pengembangan kapasitas yang diperlukan bagi negara-negara yang membutuhkan,” pungkas Deputi II. (IP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penanganan Etnis Rohingya Tetap Memperhatikan Kepentingan Nasional
Indonesia Serukan Situasi HAM di Palestina dalam Sidang Dewan PBB Sesi ke-55
Prabowo Kunjungi China, Analis Anggap Beijing Berupaya ‘Curi Start’ Dari Washington
Pengungsi Rohingya Dipindahkan Dari Tempat Penampungan Sementara Setelah Diprotes Warga
Malaysia Tangkap Pria Bersenjata yang Diduga Mata-mata Israel
TNI Kirim 900 Payung Udara untuk Salurkan Bantuan ke Gaza
Atas Perintah Raja, Bantuan Kemanusiaan Maroko untuk Penduduk Gaza dan Al Quds Dikerahkan
Maroko Tegaskan Komitmennya Mendukung Palestina di Mahkamah Internasional

Berita Terkait

Kamis, 11 April 2024 - 02:06 WIB

Hakikat Idul Fitri: Memaafkan dan Menerima Maaf

Senin, 8 April 2024 - 00:43 WIB

Idul Fitri 1445 H, Aceh Besar Publis 75 Khatib Shalat Id

Minggu, 7 April 2024 - 15:28 WIB

Pangdam IM Menghadiri Acara Pelaksanaan Gerakan Tanam di Aceh Besar

Senin, 1 April 2024 - 01:04 WIB

SD IT Cendekia Darussalam Adakan buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Minggu, 31 Maret 2024 - 08:41 WIB

Jaksa: Tiga terdakwa penyeludup Rohingya ke Aceh terancam maksimum 15 tahun penjara

Jumat, 29 Maret 2024 - 02:25 WIB

Jumat Akhir Maret, 96 Khatib se Aceh Besar

Kamis, 14 Maret 2024 - 19:17 WIB

Awal Ramadhan, inilah 70 Khatib Jumat se Aceh Besar

Kamis, 14 Maret 2024 - 15:48 WIB

Program Light Up The Dream PLN Nyalakan Sambung Baru Listrik 201 Keluarga Tidak Mampu di Aceh

Berita Terbaru

NASIONAL

TNI-Polri Buru Kelompok OPM Penembak Danramil Aradide

Jumat, 12 Apr 2024 - 23:11 WIB

NASIONAL

Polri Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Japek KM 58

Jumat, 12 Apr 2024 - 23:07 WIB