oleh

Humas IKBB: Peduli Sesama Itu Sangat Penting

BANDA ACEH, BARANEWSACEH.CO – Kita tak perlu alasan untuk peduli dan berbagi. Kalau ditanya, “kenapa kamu peduli?” Karena pertanyaan itu kerap ditanyakan oleh orang di luar sana, dan sampai sekarang kita susah untuk menjawabnya. Kemudian kita akan bertanya balik, “kenapa harus ada alasan untuk menolong orang?” Bukankah untuk hal ini, kita tak perlu alasan untuk peduli maupun berbagi antar sesama. Lakukan aja,” kata Marbawi saat di temui media Baranewsaceh.co, Selasa (22/10/2019).

“Sebenarnya banyak upaya-upaya yang bisa kita lakukan untuk berbagi maupun peduli terhadap sesama, namun itu semua tergantung dari niat dan hati nurani kita masing-masing. Mahu tidak, kita membagi sedikit waktu untuk orang lain, atau rela tudak. Kita membuang tenaga kita untuk menyelesaikan permasalahan orang lain?” ucapnya serius.

Berdasarkan upaya-upaya tersebut, maka menjadi awal dasar kita membentuk sebuah gerakan yang kita namakan IKBB (Ikatan Keluarga Banda Baro). Ikatan ini kita dirikan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap seluruh masyarakat Banda Baro di Banda Aceh dan untuk menjembatani segala bentuk kegiatan masyarakat Banda Baro yang datang ke Banda Aceh, baik untuk berobat maupun kegiatan lain yang bersifat urgent,” jelasnya.

“Di bawah naungan IKBB, saya beserta rekan-rekan yang sudah bergabung sudah banyak melakukan aktivitas sosial. Mulai dari merangkul seluruh masyarakat Banda Baro yang ada di Banda Aceh, mendampingi pasien rujukan dari Banda Baro, bahkan membantu warga Banda Baro di Banda Aceh yang mengalami masalah baik sosial maupun yang berkaitan dengan hukum,” sambungnya.

Di lain kesempatan, Saipol selaku yang membidangi bagian kesehatan di IKBB juga mengungkapkan hal serupa, kepedulian memang sangat penting dan sudah sangat jarang kita temui orang yang benar-benar peduli di era yang sudah sangat moderen ini. Sebagai contoh, pernah ada seorang pasien yang meninggal dunia dan tidak bisa dipulangkan karena belum bisa menyelesaikan administrasi di Rumah Sakit. “Dan, secara spontan saya rela menitipkan KTP untuk jaminan pasien tersebut sehingga bisa segera dipulangkan ke rumah duka,” kisah pemuda yang diketahui masih lajang tersebut.

Di samping itu, penasehat IKBB, Jamhur juga menambahkan, “apa yang sudah dilakukan teman-teman di IKBB patut kita apresiasi, walaupun belum sesempurna harapan kita. Sebenarnya yang kami lakukan ini memang tidak ada apa-apanya, tapi bagi sebagian orang ini semua sangat besar artinya. Selain bisa membantu masyarakat, khususnya dari Banda Baro, IKBB ini juga bermanfaat untuk ajang menjalin silaturahmi untuk seluruh masyarakat Banda Baro yang ada di Banda Aceh,” urainya.

“Jadi, mulai sekarang mari sama-sama kita peduli, meski kecil, lebih baik ketimbang yang menunda-nunda. Tak harus jadi kaya dulu baru membantu orang. Tak usah yang muluk-muluk. Apa yang kita punya, apa yang bisa kita bantu dan bermanfaat buat orang lain, kerjakan sekarang. Karena kita tak tahu apa besok kita masih diberi kesempatan oleh Sang Pencipta untuk mengerjakan itu?

“Sekali lagi mari bergandengan tangan untuk saling peduli dan berbagi, kita mulai dari Ikatan yang paling kecil, yaitu IKBB,” tutup lelaki kelahiran Jamuan tersebut.(Fikri)

News Feed