oleh

Honda Ketua PAC PDIP Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir Riau, Raib Digasak OTK

-HEADLINE, RIAU-30325 views

Riau. Baranewsaceh.co  – Malang nian nasib ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kecamatan Kubu, Rifaii Atan.

Pasalnya Honda Revo Absolute  miliknya raib digasak Orang Tidak Dikenal (OTK), Kamis (26/9/2019) malam di Pasar Tradisional Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kuba.

Warga Kepenghuan Rantau Panjang Kanan, Kecamatan Kubu ini mengatakan, pada saat itu ia sedang ngopi di warung lesehan yang ada di Pasar Tradisional, kemdian ia langsung menyaksikan pengobatan gratis yang ada disekitar Pasar Tradisional tersebut.

“Habis raib dicuri orang, saat itu saya sedang ngopi, lalu melihat pengobatan, saat saya mau pulang sekitar pukul 22.00 wib Sepedamotor Honda Revo absolute hilang dicuri orang,” kata ketua PAC PDIP Kecamatan Kubu, Rifaii Atan yang akrap disapa Ujang Lotuk kepada wartawan, Ahad (6/10/2019) pagi di Pasar Tardisional.

Diterangkan Ujang Lotuk, Honda Revo absolute BM 4531 CY dengan omor mesin JBC1E-2179641, dan Nomor Rangka MH1JBC12XAK1717655 tahun 2012 ini  adalah milik almarhum anaknya yang bernama, Beni Novri Pranata.”Itu honda peninggalan almarhum anak saya, itu yang saya kesalkan,” jelasnya.

Masih kata Ujang Lotuk, selain Honda, kartu ke anggoatan PDIP miliknya  yang ada di dalam jok honda juga ikut raib dibawa kabur oleh  OTK. “Kartu anggota PDIP dan kain lambang PDIP ada di dalam jok Honda itu ikut ilang,”  ujarnya.

Mengetahui Hondanya tak berada di lokasi parkir semula, ia langsung mencari disekitar pasar pekan pelita, namun pencarian yang ia lakukan tak membuahkan hasil, dan Honda berstiker gambar Prisiden RI, Jokowi  itu dipastikan ilang.

Ujang Lotuk mengaku,  kasus ini  sudah pernah ia laporkan ke Polsek Kubu, namun saat itu personil Polsek Kubu menanyakan tentang BPKB Honda tersebut. Namun karena BPKB berda di dalam lemari yang terkunci sehingga ia tak mampu memperlihatkan ke petugas.

“Sudah saya laporkan ke Polsek Kubu, tapi petugas meminta BPKB. BPKBnya ada di dalam lemari rumah saya yang terkunci. Kuncinya dibawa anak saya ke Dumai. Lemari itu tak bisa dibuka sehingga tak bisa diproses hukum oleh petugas, BPKB itu ada,” paparnya meyakinkan.

Diakui Ujang Lotuk, bahwa ada salah seorang saksi mata yang melihat OTK  membawa kabur honda peninggalan anaknya tersebut. Namun saksi tak begitu melihat jelas siapa OTK ini.

“Ada yang melihat belakang orang yang membawa Honda itu, ciri-cirinya tinggi, tapi yang melihat itu tak melihat pasti wajahnya karena saat itu malam sehingga gelap,” pungkasnya. (fahrurrozi)

 

News Feed