oleh

Hisbem Bener Meriah Bagikan Sejumlah Masker Kepada Para Pengguna Jalan

BENER MERIAH, BARANEWSACEH.CO – Jemari lentik dengan aksi panggung yang setiap hari selalu berurusan dengan musik dan micropon. Sedangkan dalam aksi panggungnya di haruskan tampil di depan publik sebagai seorang artis.

“Kini para pelaku seni yang tergabung dalam Himpunan Seni dan Sound Sistem (Hisbem) Kabupaten Bener Meriah hanya bisa berdiam diri dirumah. Karena seluruh kegiatan yang bisa mengundang keramaian dengan terpaksa harus di hentikan sebagai antisipasi penularan covid 19.

“Hilanglah sudah aksi panggung mereka, hilanglah sudah lantunan tembang di tengah keramaian pesta, hilang pula dentuman suara sound sistem yang membahana.

Kini para pelaku seni tersebut harus berdiam diri, karena sejumlah job yang sudah pasti, terpaksa di batalkan guna menghindari keramain akibat penularan pandemi covid 19.

Tapi mereka tidak putus asa, mereka bangkit, untuk berbuat dan berkarya. Jemari lentik yang biasanya memegang electone dan microfon, kini harus beralih fungsi menjadi seorang penjahit masker. Selanjutnya hadil dari jahitannya kemudian di bagikan kepada para pengguna jalan yang melintasi simpang 4 Pendopo Bupati Bener Meriah. Rabu (06/05)

Edy Renggali (45) salah seorang seniman pemilik dari kibot renggali kepada media ini menjelaskan. “Kegiatan ini di lakukan sebagai bentuk solidaritas kami para pelaku seni dan sound sistem dalam upaya membantu pemerintah guna memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya dari penularan covid 19.

Hal senada juga di sampaikan oleh Hairi Soma pemilik kibot Idola bahwa kegiatan ini bentuk solidariras kami sebagai seniman Kabupaten Bener Meriah, baik itu seniman musik, pemilik sound sistem dan pelaku seni tradisi. Menurutnya para seniman adalah orang pertama yang harus kehilangan pekerjaan karena penerapan social distancing dan physcal distancing di Kabupaten Bener Meriah. Pungkasnya. (DN).

News Feed