oleh

Hidroponik Sederhana dan Sehat Untuk Keluarga

 

 Penulis : Achara Willyanda Mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Langsa.

Hidroponik berasal dari kata yunani yaitu Hydro yang artinya air dan ponos yang artinya daya. Hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Tanah yang biasanya merupakan media utama untuk bercocok tanam kini dapat diganti dengan media lain seperti air yang mengandung campuran hara. Contoh jenis tanaman yang akan dibudidayakan yaitu: daun sop, selada, dan sawi.

Dalam dunia pertanian, bertanam dengan media hidroponik bukanlah hal yang baru. Dimanakah tempat kita bisa melakukan hidroponik? Yang menarik dari hidroponik yaitu bisa dilakukan dimana saja atau bisa dilakukan disemua tempat. Hidroponik dapat dilakukan didalam maupun luar rumah termasuk didalam ruangan tertutup. Hal yang perlu dilakukan yaitu kita harus memenuhi semua kebutuhan pertumbuhan tanaman. Misalkan didalam ruangan tertutup, kebutuhan cahaya matahari diganti dengan cahaya LED khusus untuk budidaya hidroponik.

Adapun cara menanam hidroponik adalah sebagai berikut:

  1. Pembibitan, sangat disarankan untuk menggunakan bibit Hibrida supaya mutu sayur yang dihasilkan cukup optimal.
  2. Penyemaian, ini bisa dilakukan dengan menggunakan bak dari kayu atau plastik. Bak tersebut diisi dengan campuran pasir yang sudah diayak sangat halus, sekam bakar, kompos dan pupuk kandang. Semua bahan tersebut dicampur rata dan dimasukkan kedalam bak dengan ketinggian 7 cm. kemudian masukkan biji tanaman dengan jarak 1×1,5 cm, tutup dengan kain yang telah dibasahi agar kondisi tetap lembab. Lakukan penyiraman pada saat media tanam sudah mulai mengering. Kemudian buka penutup apabila biji sudah mulai menjadi kecambah dan pindahkan ke tempat penanaman yang lebih besar.
  3. Persiapan media tanam, Alat dan bahan yang diperlukan yaitu: Pipa paralon berdiameter 3 inci, penutup paralon, penyambung paralon, lem paralon, gergaji pemotong, netpot hidroponik, air, tanaman yang sudah disemai.

Cara untuk membuat sistem hidroponik secara sederhana yaitu:

  1. Lubangi pipa paralon sesuai dengan diameter netpot hidroponik, kemudian beri jarak sekitar 10-15 cm antar lubang agar tanaman dapat tumbuh bebas,
  2. Setelah pipa paralon dilubangi, tutup kedua ujung pipa dengan penutup pipa agar nantinya saat pengisian air tidak tumpah,
  3. Selanjutnya isi paralon dengan air, jangan mengisinya sampai penuh karena air bisa meluap dalam netpot tersebut. Disini kita juga bisa menambahkan nutrisi khusus untuk tanaman hidroponik dalam air.
  4. Masukkan tanaman kedalam netpot dan kemudian masukkan kedalam pipa yang sudah dilubangi. Pastikan ujung dari gelas plastik cukup lebar agar tidak tenggelam kedalam lubang paralon.
  5. Cek volume air dan akar tanaman secara berkala, Tambahlah volume air apabila terlihat berkurang lalu apabila akar tanaman sudah terlalu panjang dan lebat kamu bisa mengguntingnya.

Manfaat dari penerapan hidroponik sendiri yaitu: memiliki hasil dan kualitas tanaman yang lebih tinggi, lebih terbebas dari hama dan penyakit, penggunaan air dan pupuk menjadi lebih hemat, dan dapat mengatasi masalah lahan. Sedangkan manfaat dalam produksi sayuran atau buah yaitu tidak tercemar oleh pestisida dan limbah kotoran sehingga sehat untuk dikonsumsi oleh keluarga.

Kelebihan bercocok tanam dengan menggunakan sistem hidroponik yaitu dapat dilakukan pada tempat yang terbatas dan higienis, tanaman tumbuh lebih cepat dan penggunaan pupuk jadi lebih hemat, lebih terjamin dari serangga dan penyakit, kualitas tanaman yang dihasilkan lebih bagus dan tidak kotor.

Kekurangannya yaitu untuk tahapan awal pembuatan membutuhkan modal yang sangat besar untuk membeli peralatannya, kemudian kekurangan selanjutnya yaitu akan menyebabkan pelayuan pada tanaman apabila memiliki banyak air.

Di Desa Seunebuk Punti Kecamatan Manyak Payed, sudah ada beberapa rumah warga yang membuat tanaman hidroponik dihalaman rumahnya. Salah satunya yaitu rumah Ibu Nurainun, ia berkerja sebagai Staff ahli gizi dipuskesmas langsa baro. Menurutnya membuat tanaman hidroponik dirumah mudah dan hasilnya sangat bagus untuk kesehatan. Ibu Nurainun juga mengatakan bahwa apabila kita menanam hidroponik dirumah suasana rumah akan menjadi lebih asri dan udara pun menjadi semakin sejuk. Tidak hanya menanam tanaman hidroponik, ibu Nurainun juga menanam berbagai tumbuhan yang bisa kita konsumsi untuk sehari hari dan bagus untuk kesehatan. Contohnya yaitu tanaman lidah buaya, bayam, kangkung, jeruk nipis, jahe, kunyit, lengkuas dan daun jeruk. Apalagi sekarang sedang pandemi covid-19, kita harus lebih berhati hati dalam mengkonsumsi makanan, maka dari itu saya menyarankan kepada warga lainnya juga melakukan hidroponik atau menanam tanaman yang sehat lainnya untuk keluarga, sekarang juga sudah mau memasuki bulan Ramadhan agar tidak repot repot untuk membeli sayuran di tempat lain yang belum tentu higienis sebaiknya kita menanamnya sendiri dilahan kosong yang ada disekitaran rumah.

Lanjutnya, proses pembuatan tanaman hidroponik ini juga bisa dengan menggunakan barang atau botol minuman plastik bekas. Ini akan membuat kita menjadi ramah lingkungan dan hemat biaya. Botol botol tersebut bisa untuk menjadi wadah penampungan air, Caranya yaitu benih tanaman dimasukkan kedalam netpot hidroponik dan dimasukkan kedalam botol plastik bekas yang sudah diisi dengan air kemudian tanaman hidroponik ini bisa disusun di halaman rumah agar terkena cahaya matahari.

Saya harapkan semoga kedepannya masyarakat Desa Seuneubuk Punti agar bisa terus menerapkan atau membuat tanaman hidroponik di rumah masing masing supaya kampung kita menjadi sejuk dan menjadi contoh untuk kampung kampung lainnya.

Terimakasih

 

News Feed