oleh

Heri Safrijal S.P : Waspadai Berita Hoax Demi Aceh Tercinta

Heri Safrijal S P ( Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh).

Banda Aceh | Hoax merupakan material informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi sebenarnya. Hoax juga bisa diartikan sebagai upaya pemutarbalikan fakta, melalui proses pembacaan dengan informasi yang meyakinkan, tetapi tidak dapat diverifikasi. Terkadang hoax juga diartikan sebagai tindakan mengacaukan informasi yang benar, dengan cara membanjiri suatu media dengan pesan yang salah untuk menutupi pesan yang benar.

Heri Safrijal S.P Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh ( Pusda) Angkat Bicara Permasalahan berita bohong, ujaran kebencian dan segala bentuk berita hoax yang kini ramai dibicarakan di semua kalangan harus secara bersama dalam bergerak melawan berita hoax atau bohong yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah Pusat.

Heri Safrijal S.P mengajak semua Stekholder yang ada di Aceh Ulama , Pemuda, Mahasisiwa dan seluruh Masyarakat yang ada  agar menolak seluruh berita bohong, ujaran kebencian dan segala bentuk berita hoax demi Aceh tercinta ini.

“Bijaksana dan arif lah dalam bermedsos,  karena dengan demikian kita telah ikut serta menjaga dan merawat perdamaian yang ada di Aceh ini Agar selalu kondisi kondusif dan harmonis. Dan ingat, ” himbaunya.

Heri juga Mantan Sekjend BEM Unsyiah Ini mengajak kepada semua masyarakat Aceh agar bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak membuat dan menyebarkan berita hoax, teliti dulu kebenaran sebuah berita agar tidak meresahkan masyarakat.

Maka dari Itu PUSDA (Pusat Studi Pemuda Aceh) Siap  berperan Aktif dalam mencegah dan memerangi penyebaran Berita hoax yang ada di Aceh, karena itu Berita hoax  dapat memecah  belah kesatuan dan persatuan bangsa Ungkap Heri yang Juga Ketua LSM Radar ini.

PusDa Aceh Siap  dukung kepolisian juga pihak pengamanan lainnya untuk menindak pelanggaran sesuai ketentuan kepada para pelaku dan penyebar berita hoak dan kita jangan ikut-ikutan menjadi pelaku hoax tersebut,” Tutup Heri yang Juga Mahasiswa Megister universitas Syiah Kuala ini.

News Feed