oleh

Hasibulah,S.kom Ragu tentang P-APBK Tahun 2020

Aceh Tenggara, BARANEWSACEH.CO | Hasibullah,S.Kom Ketua Distrik GMBI Aceh tenggara meragukan pembahasan P.APBK tahun 2020. iya, menerangkan dalam hasil investigasi di lapangan dan berdasarkan Data Rancangan P.APBK tahun 2020 mengamati adanya”program penyediaan sarana produksi peternakan (convid-19) ” senilai Rp.550.000.000(Lima ratus lima puluh juta rupiah) di Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara. (31/09/2020).

Saat LSM GMBI Aceh tenggara didampingi para awak media,mendatangi kantor Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa 29|09|2020| bertemu langsung dengan kepala dinas pertanian Hasbi,SE untuk menanyakan program tersebut beliau menjawab bahwasanya program tersebut belum diketahui oleh beliau sendiri masuk dalam Rancangan P.ABPK Tahun 2020 Kabupaten Aceh Tenggara dari pernyataan kepala Dinas tersebut Hasibullah selaku Ketua Distrik GMBI Aceh tenggara sangat terkejut “kok bisa pak kadis tidak tahu”.

Lanjut Hasibullah apa benar pak kadis tidak mengusulkan program tersebut dan tidak mengetahuinya…? Kadis menjawab “InsyaAllah seingat saya belum saya ketahui” dari hasil investivigasi tersebut Hasibullah menerangkan kepada pewarta bahwasanya meragukan pembahasan P.APBK tahun 2020 dilakukan didalam kelambu oleh oknum-oknum yg menitipkan kepentingan didalam dinas tersebut sehingga LSM GMBI Aceh tenggara menduga pembahasan rancangan P.APBK tahun 2020 terindikasi praktek KKN, tidak transfaran dan tak pro rakyat.

Bila progam tersebut bisa lolos saat masa evaluasi dan disepakati diparipurna nantinya kami akan mempertanyakan kinerja Anggota DPRK Aceh Tenggara tentang program tersebut, kenapa bisa lolos dalam pembahasan tanpa adanya pengajuan dari Dinas terkait, serta menanyakan program tersebut hadir dari mana dan apa relevansinya terhadap penanganan dan pencegahan virus covid 19. Tutup Hasibullah. (BM)

News Feed