oleh

Guru PNS Kemenag Protes Pemko Banda Aceh Batalkan Pencairan TPK

Banda Aceh. Baranewsaceh.co – Ketua Kabar GB Kota Banda Aceh Efendi Wahi SPdI Kecewa dengan sikap Pemko Banda Aceh yang menolak memberikan Tunjangan Peningkatan Kinerja (TPK) ” padahal anggaran sudah tersedia dengan sudah menandatangani aprahan selama semester pertama untuk 6 bulan ( januari s/d juni 2019) dari dinas pendidikan kota banda aceh beberapa waktu yang lalu” ujar Efendi.

Ditambahkan “Bahkan dalam beberapa pertemuan dengan pihak DPRK Kota Banda Aceh yang di hadiri oleh Asisten I tim TAPD Banda Aceh, dinas Pendidikan, dan komisi 4 DPRK yang membidangi Pendidikan.
Juga sudah disampaikan bahwa tpk akan di bayarkan dan sudah di anggarkan dalm apbk perubahan 2019” sebut Ketua Kobar GB Banda Aceh.

Entah kenapa di akhir tahun tidak di bayarkan guru akan melakukan langkah langkah selanjutnya bila dalam waktu 10 hari tidak ada kejelasan tentang tpk.
Termasuk akan menyurat BPK RI dan perwakilan Aceh.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Kobar GB Aceh Husniati Bantasyam, Ketua IGI Banda Aceh Fadli Spd, perwakilan K3 madrasah Muzakar Usman Mpd, Ketua advokasi hukum PGRI Tarmizi spd. kepala MAN 1 Nursiah Mpd
Hal senada juga disampaikan oleh Fadli,S.Pd ketua IGI Kota Banda Aceh yang juga ketua Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG-MI) Se Kota Banda Aceh.
Ada sebuah kekhawatiran yang nyata jika TPK tidak diberikan kepada Guru dibawah kemenag hal yang mungkin terjadi jika TPK tidak direalisasikan adalah akan terjadi perlakuan yang tidak seimbang bagi siswa/i yang orang tuanya berstatus pegawai dibawah pemerintah Kota yang bukan anak pegawai dijajaran Pemkot Banda Aceh akibat psykologis guru kemenag yang terlanjur kecewa terhadap putusan Pemkot yang tidak mengakomodir pemberian TPK tersebut padahal kita tahu bahwa guru-guru kemenag khususnya MI dan MTs sudah menanda tangani Amprahan TPK tersebut.
“saya berharap hal ini tidak terjadi” ucap Fadli.

Pada kesempatan tersebut Husniati Bantasyam Ketua Kobar GB Aceh menyampaikan bhw “apabila TPK untuk guru kemenag tidak ada kejelasan dalam minggu ini maka para guru akan melakukan demo untuk menyampaikan aspirasi mereka, tentu saja KoBar-GB mendukung kebijakan yg diambil oleh para guru tersebut karena jalan negosiasi sdh ditempuh tetapi pihak pemko tidak merespon keinginan para guru” Tandas Husniati. (Nurdin)

News Feed