oleh

GMPK Harapkan Anggota DPR Aceh Bentuk Pansus Pengadaan “Bermasaalah” Sapi Bali Untuk Kelompok Tani Aceh-Timur 2018

Aceh Timur, Baranewsaceh.co – Carut marut mekanisme dan tehnis proyek pengadaan sapi Bali sejumlah 99 ekor untuk beberapa kelompok tani di Aceh Timur sumber dana APBA 2018 menuai tanda tanya besar, karena para kelompok tani heran kok sapi itu raib begitu aja, kalau memang masih hidup kemana lari sapi sebanyak itu, kalaupun sudah meninggal dunia dimana kuburan masal nya.

Ketua Gerakan masyarakat perangi korupsi (GMPK) aceh timur Khaidir S.H dalam siaran pers yang diterima media BaraNewsAceh Senin (11/11_2019) mendesak Anggota dewan yang terhormat dari dapil 6 Aceh Timur peduli dan mau memperjuangkan aspirasi masyarakat miskin kalau tidak mendingan mundur pulang kampung jangan khianati pemilih anda terlebih negara tidak rugi membayar gaji untuk anda diparlemen Aceh.

“kami juga berharap Plt Gubernur Aceh jangan cuma pandai bicara saja menurunkan kemiskinan tapi realitanya bantuan DOKA untuk puluhan KK masyarakat miskin aceh timur tahun 2018 didinas peternakan Aceh sampai sekarang belum juga di salurkan” Sebut Ketua GMPK Aceh Timur.

Ditambahkan Kita dari Gmpk Aceh Timur Sudah pernah membangun komunikasi dengan kadis peternakan aceh, beliau beralasan dengan gampang tanpa rasa bersalah bantuan itu tidak bisa lansung disalurkan oleh pemerintah aceh harus melalui dinas peternakan aceh timur, padahal sesuai dengan permendagri no.13 tahun 2018 pemerintah aceh melalui dinas peternakan bisa menyerahkan lansung untuk para kelompok penerima bantuan namun nyatanya sudah hampir 1.5 tahun bantuan sapi sebanyak 99 ekor belum juga diserahkan” kata aktifis underbow KPK bentukan Bibit Samad Rianto.

Patut dipertanyakan dimanakah keberadaan sapi itu, apakah masih hidup atau sudah jadi hantu saat lebaran idul adha kemaren??
Aktifis GMPK pertanyakan kinerja pejabat Provinsi Aceh.
“Bapak Plt.Gubernur, Bapak Sekda, Anggota DPRA dari dapil 6 dan Kadis Peternakan sadarkah anda semua digaji negara dari uang rakyat, sekarang dimana puluhan KK kelompok peternak sapi dari masyarakat miskin yang sudah banyak mengeluarkan biaya pengurusan proposal di kabupaten aceh timur membutuhkan perhatian, apakah anda2 semua masih mempunya akal sehat? ” tandas Khaidir dalam siaran pers. (Nurdin)

News Feed