oleh

Geuchik Gampong Ligan Di Tuding Arogan Ingin Mematikan Lembaga Agama

 

ilustrasi

Calang, Baranews Aceh –Beberapa warga Gampong Ligan Kecamatan Sampoiniet kabupaten Aceh Jaya menuding Geuchik Gampongnya, bersikap terlalu arogan dan Egois dalam memutuskan segala sesuatu yangpadahalesan ingin mematikan tepat pedidikan Agama pesantren.

Musafeni (30) Mantan kepala pemuda Gampong Ligan,Mengatakan Seperti Halnya yang terjadi pada Pesantren Darul Fata,baru-baru ini pesantren tersebut mendapatkan bantuan operasional pesantern (BOP) dari Kementrian agama pusat yang di transfer lewat Rekening Bank BNI.

Berhubung Izin Operasional Pesantren dimasud sudah berakhir masa berlakunya,sehinga pimpinan pesantren harus mengurus atau memperpanjang kembali surat izin operasional untuk bisa mengambil uang bantuan BOP di Bank.

“Sementara itu Pimpinan pesantren Darul Fata Gampong Ligan kecamatan sampoiniet kabupaten aceh jaya Tgk Muktaruddin yang dikonfirmasi lewat Telepon Genggamnya, mengatakan pada media ini Rabu (15/4/21) Sangat kecewa atas sikap Geuchik Gampong Ligan yang mempersulit dirinya untuk mendapatkan kekomendasi atau surat keterangan Aktif dari Geuchik Gampong.

Padahal surat keterangan aktif itu salah satu syarat untuk melangkapi dokumentasi agar surat izin Operasional bisa kita dapatkan dari Kamenag Kabupaten Aceh jaya.

“Entah Apa yang membuat Geuchik tidak ingin mengeluarkan surat keterangan itu, padaha di pesantren saya masih melakukan pengajian,meskipun para santri tidak rame seperti dulu yang ada santri mondok, kalau untuk santri pengajian pada malam masih berjalan sampai dengan saat ini.”Ungkapnya Tgk Muktaruddin dengen Nada Kecewa.

“Tgk Muktaruddin Juga menambahkan Geuchik Gampong Ligan Menahan dan Mempersulitkan Pengurusan Surat menyurat Untuk Dayah Darul Fata, hanya untuk memastikan dayah kami, karna ada Dayah lain yang ingin di kembangkan Oleh Pak Geuchik.” Tutup Tgk Muktaruddin.

“Sementara itu Geuchik Gampong Ligan Kecamatan Sampoiniet kabupaten Aceh Jaya. Yang Di minta Tanggapan Terkait Tudingan Warga untuk dirinya, Menolak Berkomentar” Saya tidak mau memberikan komentar apapun terkait hal itu, terserah kamu mau buat apa di berita terserah” Dan meminta wartawan media ini datang ke Desa, untuk membahas masalah itu. (REL)

News Feed