oleh

Gerakan Menolak Lupa (GEMPA) Desak Pansus Tambang

Takengon baranews.co – Terkait akan hadirnya tambang di linge, anggota DPRK aceh tengah telah membentuk tim pansus untuk melakukan kajian dan turun kelapangan untuk menanggapi isu terkait isu pro dan kontra tambang di linge Minggu 5 Juli 2020.

Sejak di bentuknya tim pansus setidaknya sekarang tim pansus telah berumur setengah tahun,saat ini kinerja tim pansus telah di pertanyakan kembali, karena saat ini tim pansus belum memberikan hasil penelitian ataupun kajian terhadap akan hadirnya tambang di linge.

Menanggapi hal tersebut Gerakan Menolak Lupa (GEMPA) yang tergabung dari Mahasiswa dan berbagai LSM akan melakukan aksi di kantor DPRK, Agus Muliara yang merupakan korlap menggatakan akan melakukan aksi di kantor DPRK dengan tujuan menanyakan bagaimana hasil kajian Tim Pansus.

Agus muliara selakukader Hmi juga mengatakan setelah lamanya redam pergerkan menolak tambang ini dikarenakan beberapa hal alasan yang urgent.

“Ini merupakan lonceng awal untuk menandakan bahwa pejuangan menolak tambang masih ada, dan Agus juga berharap semoga dengan adanya pergerakan ini masyarakat kembali membuka mata bahwa memang benar nyatanya tambang bukanlah solusi untuk masyarakat Linge khususnya dan masyarakat Aceh Tengah pada umumnya,” kata Agus muliara

“Senin 06 Juli 2020 gerakan menolak lupa (GEMPA) akan mengadakan konsolidasi akbar, guna untuk menyatukan kembali kekuatan dan fikiran serta gagasan untuk menolak kehadiran tambang di tanah Linge,” tutup Agus dengan penuh harapan. (lingga)

News Feed