oleh

GEMA Subuh Berjamaah di Masjid Rahmah Paya Bujok Tunong, Kota Langsa

Salat subuh berjamaah setiap hari minggu di Masjid Rahmah, Paya Bujok Tunong

 

LANGSA, BARANEWS ACEH | Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) adalah bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang merupakan salah satu dari Tridharma Perguruan Tinggi. KPM tahun ini sangat berbeda dari KPM sebelumnya, dimana KPM dilakukan secara individu ataupun kelompok kecil (max 3 orang) dan tempat pelaksaannya pun di alamat masing-masing mahasiswa.

Saya selaku salah satu mahasiswa yang sedang melaksanakan KPM di alamat saya sendiri yaitu Paya Bujok Tunong yang merupakan sebuah gampong di Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Ada hal menarik dan berbeda di gampong Paya Bujok Tunong yaitu tentang salat subuh berjamaah. Semua masjid di Kota Langsa pasti melaksanakan salat subuh berjamaah. Namun berbeda dengan di Paya Bujok Tunong. Salat subuh berjamaah atau yang lebih dikenal oleh warga setempat dengan sebutan “Subuh Ta’aruf” yang dilaksanakan rutin setiap hari minggu.

Salat subuh merupakan salat yang istimewa dari salat-salat lainnya, banyak sekali keutamaan dalam pelaksaannya karena untuk melaksanakan salat subuh kita harus melawan rasa kantuk yang luar biasa serta bangkit meninggalkan kasur yang empuk dan juga selimut yang hangat. Di dalam adzan subuh pun ditambahkan kalimat Assholatu khairum minan naum yang artinya “Salat itu lebih baik dari pada tidur”.

Salat subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan, ada beberapa keutamaan orang yang melaksanakan salat subuh, yaitu : berada dalam jaminan Allah SWT, disaksikan oleh para malaikat, salah satu penyebab masuk surga dan penghalang masuk neraka. Betapa banyak kaum muslimin yang lalai mengerjakan salat subuh, mereka lebih memilih melanjutkan tidur dari pada melaksanakan salat subuh, ini terlihat dari jumlah jamaah yang salat subuh di masjid akan terasa berbeda dibandingkan dengan jumlah jamaah pada waktu salat lainnya.

Akan tetapi, salat subuh di Masjid Rahmah Paya Bujok Tunong memiliki daya tarik tersendiri bagi warga setempat dan warga luar, seperti selesai salat subuh berjamaah selalu diisi dengan ceramah dari ustadz yang berbeda setiap minggu dengan materi yang berbeda bahkan ada sesi tanya jawab antara jamaah dan ustadz selesai ceramah, ceramah pun dikemas dengan kalimat yang ringan hingga mampu membuat gelak tawa agar jamaah tidak bosan dan tidak merasa kantuk, ustadz yang mengisi ceramah pun didatangkan dari berbagai daerah maupun ustadz dari Paya bujok tunong seperti Teungku Muhammad dari Peurlak, Ustadz Awalulzikri, Ustadz Maikel, Ustadz Al Hafis dan lainnya yang juga merupakan para penghafal Al-qur’an. Selesai ceramah, setiap jamaah salat diberikan sarapan pagi yaitu nasi bungkus, teh hangat dan juga kue gratis lalu dilanjutkan dengan pengajian ibu-ibu di masjid.

Gampong Paya Bujok Tunong menjadi pencetus pertama terlaksananya subuh berjamaah rutin setiap hari minggu di Kota Langsa sehingga ada beberapa gampong pun yang mulai melaksanakan kegiatan subuh berjamaah secara rutin di hari minggu dengan konsep yang sama seperti subuh ta’aruf di Paya Bujok Tunong.

Salat subuh berjamaah di Paya Bujok Tunong sudah ada sejak tahun 2015 sampai sekarang, awal mulanya salat subuh berjamaah merupakan ide dari ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, menyehatkan jasmani, dapat membangkitkan semangat dan spiritualitas serta menjaga tali persaudaraan antar warga Paya Bujok Tunong.

Awal mula diterapkannya salat subuh berjamaah, semua dana yang dibutuhkan seperti dana untuk sarapan pagi, kue, teh dan lainnya merupakan dana dari Badan Kemakmuran Masjid (BKM). Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dana tersebut tidak lagi dari BKM, melainkan dana yang digunakan berasal dari sumbangan warga Paya Bujok Tunong.

Warga setempat sangat antusias dengan adanya subuh ta’aruf setiap hari minggu, terlihat dengan banyaknya jumlah jamaah shalat bahkan warga dari gampong lain pun mengikuti salat subuh berjamaah di masjid Rahmah, Paya Bujok Tunong.

Banyak warga setempat ataupun warga luar yang merasa sangat nyaman untuk salat di Masjid Rahmah, Paya Bujok Tunong. Karena fasilitas seperti sajadah, Al-Qur’an dan juga mukenah banyak tersedia. Di masjid Rahmah anak-anak dapat salat di lantai atas agar tidak mengganggu orang yang salat di lantai bawah, masjid Rahmah pun dilengkapi dengan AC yang membuat orang-orang yang salat semakin nyaman tanpa harus merasakan pengap dan kepanasan.

Dari hasil wawancara bersama Bapak Amiruddin Abda selaku imam Masjid Rahmah Paya Bujok Tunong, beliau mengatakan bahwa jumlah jamaah subuh ta’aruf setiap minggunya selalu bertambah dan tidak pernah kurang dari 300 orang jamaah. Warga sangat antusias dengan diterapkannya subuh ta’aruf. Di masa pandemi pun warga tetap berdatangan ke masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah dengan mematuhi protokol kesehatan.

Pada bulan suci Ramadhan, salat subuh berjamaah tetap terlaksana, bedanya ketika bulan suci Ramadhan salat subuh dilaksanakan dari hari senin sampai hari minggu, selesai salat  dilanjutkan zikir bersama dan kemudian diisi dengan ceramah dan dikarenakan bertepatan dengan bulan suci ramadhan maka tidak ada dibagikan sarapan pagi pada jamaah.

Dari awal penerapan subuh berjamaah rutin setiap hari minggu tidak ada kendala baik dari dana, mendatangkan Ustadz dari berbagai daerah dan lainnya. Semua berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan oleh gampong Paya Bujok Tunong. Warga setempat berharap agar salat subuh berjamaah atau subuh ta’aruf akan terus ada sampai kapanpun.

Penulis : Annisa’ Ramadhanti prodi PGMI, mahasiswa IAIN Langsa.

News Feed