oleh

GA2S : 2 Tahun Kepemimpinan Saifannur-Muzakkar Bireuen Down

Bireuen, Baranewsaceh.co  – Dua tahun kepemimpinan H. Saifannur, S.sos dan Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., MSi, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen mendapat sorotan juga kritikan dari segenap pemuda dan Mahasiswa Bireuen dari berbagai Ormas dan berbagai Universitas.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Gerakan Aksi 2 September, Muhammad Dian kepada para Insan Pers pada acara Konferensi Pers menjelang diadakannya Gerakan Aksi tersebut, Senin (26/8/2019). Bertempat di Warkop Cawan Coffee, Bireuen.

“Aksi yang akan berlangsung pada 2 September 2019 tersebut dilakukan sebagai refleksi 2 tahun kepemimpinan FAKAR, dan aksi ini menjadi aksi tahunan yang akan dilakukan setiap tanggal 2 September, ” kata Dian.

Sementara itu, perwakilan Himpunan Mahasiswa Bireuen (HIMABIR) Amsal, mengungkapkan, “aksi 2 September bukan untuk mengkritisi personal individu, di sini kita mengkritisi Bupati Bireuen. Jadi, jika tak ingin dikritik maka jangan jadi Bupati, ” ucap Amsal.

Sambungnya, “kita tak hanya mengkritik semata, namun juga menawarkan solusi dan gagasan dari kaum muda untuk kemajuan dan perkembangan Bireuen kedepan, sebagaimana harapan masyarakat. Jadi kritikan kita adalah wujud kritikan yang membangun, ” pungkasnya.

Lebih lanjut, kata Ketua HMI-MPO cabang Bireuen, Syibran Malasi menyampaikan, “bahwa Aksi 2 September tersebut adalah murni gerakan mahasiswa dan pemuda, tanpa ditunggangi oleh siapapun, juga pihak manapun. Ini adalah wujud panggilan jiwa kami sebagai putra Bireuen, ” ujarnya.

“Di sini kami hadir sebagai sambung lidah masyarakat, maka wajib bagi kami untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat kepada pemerintah Bireuen, ” tegasnya.

Selain itu, Abdillah selaku perwakilan dari UNIKI mangatakan bahwa “kami merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah Bireuen dalam kurun waktu 2 tahun belakangan ini. Kami sebagai mahasiswa dan pemuda Bireuen mengharapkan Pemerintah Bireuen bekerja dengan benar sesuai visi misi yang sudah digaung-gaungkan semasa kompanye. Jangan hanya ngomong doang, tapi kinerjanya nilih, ” kata Mahasiswa UNIKI tersebut.

Disamping itu, Zulfi Alhafiz Jeumpa selaku ketua PII Bireuen juga mengatakan, situasi Bireuen saat ini sedang Down, statistiknya semakin menurun, juga tatanan pemerintahannya semakin tak terarah. Kami sebagai pemuda hadir menjadi kontrol publik, mengawal kinerja Pemerintah dan semua pemangku kebijakan di Bireuen, ” tandasnya. (ADAM)

News Feed