oleh

FPRM Tuding Rekanan Proyek Preservasi Jalan Nasional Aceh Timur “Merusak” Pohon Penghijauan Pinggir Jalan

Julok, Baranewsaceh.co – Seiring berjalannya waktu pelaku Penebangan pohon penghijauan di ruas jalan negara yang sedang berlangsung proyek Preservasi Jalan Nasional Idi Panton Labu Petbatasan Aceh Timur – Aceh Utara dikerjakan oleh rekanan ternyata semakin meluas hingga 1 km , tepatnya dilintasan Gampong Alu Cek Doi Kecamat Julok Kabupaten Aceh Timur.

Penebangan pohon yang diduga dilakukan oleh pihak rekanan pelaksanaan proyek pelebaran jalan di lintas nasional tersebut bukan lagi rahasia umum bagi masyarakat daerah setempat” ungkap Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin Aceh (FPRM). Nasruddin

“Saya sebelumnya juga mendapat informasi dari masyarakat pemerhati penghijauan bahwa ada penebangan yang terkesan sengaja dilaku pihak rekanan yang terjadi di Jalan lintas Nasional tersebut ” kata Nasruddin kepada media BaraNewsAceh Rabu 18 Maret 2020.

Lebih lanjut, Ia pun melakukan pengecekan ke lapangan di Jalan yang sedang dikerjakan ternyata ditemukan batang pohon ditebang semakin meluas penghijauan ditebang pada bagian tengah Batang pohon.

Apa lagi pohon tersebut ditanaman dengan dana pemerintah, unruk mencegah abrasi bahu jalan, bahkan yang sangat kami sayangkan pihak DLH Aceh Timur tidak mengetahui adanya penebangan pohon tersebut.

Selain itu Nasruddin berharap kepada pihak terkait agar turun kelapangan untuk mengecek apakah penebangan pohon tersebut memiliki izin atau tidak, dikarenakan pohon tersebut aset pemerintah aceh timur yang dibeli dengan menggunakan uang negara

Atas kejadian tersebut, Nasruddin menegaskan bahwa setiap penebangan pohon penghijauan di sepanjang ruas jalan itu secara aturan tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa memiliki dokumen yang jelas.

“Saya minta kepada Pimpinan Satpol PP kabupaten Aceh timur segera berkoordinasi dengan pihak terkait, jika memang itu dianggap melawan hukum laporkan ke aparat penegak hukum. Saya tunggu laporan atas itu,” ujarnya Nasruddin (Tim)

News Feed