oleh

Forum Penjaga Hutan dan Sungai Harimau Pining, Perlu Tinjau AMDAL di Gayo Lues

 

Gayo Lues, BaraNews –  Keberadaan Perusahaan yang melakukan Explotasi Getah Pinus yang ada di Negeri Seribu Bukit di duga telah lalai dalam kegiatanya untuk mengambil keuntungan dari Getah Pinus terhadap dampak lingkungan yang terjadi di seputaran hutan pinus Gayo Lues.
Hal ini di sampaikan Oleh Usman Sektaris Forum Penjaga Hutan dan Sungai Harimau Pining yang berkantor di Pining.

Ia menjelaskan, Hal ini perlu kami sampaikan kepada publik, Atas kejadiang yang terjadi di brangsalam, kecamatan Pining yang merupakan tempat pegembalaan hewan kerbao. Seekor kerbao di duga tubuhnya terbakar oleh zat kimia yang di gunakan para pekerja pegambil Getah pinus yang diseprot kepada pohon vinus tersebut, kita sangat menghawatirkan ini bisa terjadi kepada manusia, jika musim hujan zat kimia tersebut akan mengalir kesungai dan sumber mata air yang di minum oleh warga, menurut informasi hal serupa juga terjadi di kecamaran Rikit Gaib.

Kami atas Nama Forum Penjaga Hutan Dan Sungai Harimau Pining, Memintak kepada intansi terkait seperti, Dinas lingkungan Hidup dan Dinas Perternakan kabupaten Gayo Lues, memastikan penyebab kasus kebakaraan kerbau ini, dan meninjao kembali dokumen Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), kepada seluruh perusahaan yang melakukan explotasi getah pinus di Gayo Lues ini. (USMAN)

News Feed