oleh

Firman Bantah Pernyataan Kabag Humas Setdakab Gayo Lues, Berikut Pernyataannya

Firman/Net

 

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO – Pemberitaan yang diterbitkan Baranews Aceh berjudul  “ Ketua DPC LAI Gayo Lues Sebut Firman Bukan Anggotanya” yang dimuat pada Selasa (10/9/2019) ditanggapi oleh Firmansyah, dan Wartawan Deliknews serta Kabag Humas Sekdakab Gayo Lues .

Baca : Ketua DPC LAI Gayo Lues Sebut Firman Bukan Anggotanya

Terkait berita tersebut, Firman menerangnakan dan Menanggapi. Legalitas saya di LAI saya memiliki surat tugas dan KTA dari pimpinan saya di Jakarta dengan no KTA R/1/xII/ dan surat tugas bernomor 1.435.ST/DPP-AI/IX/18.dalam hal ini terkait Legalitas saya,silakan hubungi pimpinan saya di Jakarta,karna saya tidak tunduk kepada Ali Hasan yang mengaku pimpinan LAI Gayo Lues yang Legalitas nya belum saya ketahui,dalam hal ini Legalitas saya terlampir.

Baca : Bupati Gayo Lues Somasi Oknum Wartawan dan LSM Terkait Pemberitaan Fee Proyek

Selain itu Firman Juga membantah pernyataan Kabag Humas Sekdakab Gayo Lues

“Hak Jawab Saya Untuk dimuat di Baranews Aceh” Menjawab,Kabag Humas Gayo lues,Yang diterbitkan, Dengan ini saya Firmansyah, membantah bahwa saya sudah pernah memberi klarifikasi kepada Kabag Humas tentang berita di delik news, hal ini saya nyatakan bahwa berita yang terbit di deliknews yang bertajuk LAI menduga fee proyek di Gayo Lues mencapai 10 sampai 20 persen ” itu benar pernyataan saya, dan hasil konfirmasi pada tanggal 30 Agustus 2019 pukul 12 wib di puja Sera.

Setelah berita ini terbit saya di WA Bupati bahkan ditelepon tetapi tidak saya angkat dan kemudian saya jawab dengan permohonan maaf atas terbitnya berita ini dan kemudian pada malam itu juga saya di telpon sama kabag humas untuk jumpa di kedai kopi depan kejaksaan lama. Pertemuan tersebut meminta saya untuk klasifikasi tentang pemberitaan tersebut, namum saya tetap pada prinsif bahwa itu berita saya yg benar dan hasil konfirmasi deliknews. kemudian kabag humas mengancam saya apabila saya tidak melakukan klarifikasi akan di laporkan ke Ranah hukum, sesuai dengan somasi. Demikian ditulis Firman kepada redaksi Baranews Aceh. Selasa malam ( 10/9/2019).

Terkait hal ini, Tim Redaksi Baranews Aceh kembali menghubungi Kabag Humas Sekdakab Gayo Lues Drs Buniyamin yang sedang berada diluar daerah menerangkan.

“Setelah berita terbit (Masalah berita Fee Proyek Pertama) saya tidak tahu apa firman nelpon atau Bupati nelpon duluan. Yang jelas, Firman meng-sms melalui WhatsApp (WA) kepada Bupati Gayo Lues yang isi pesannya WA adalah: pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2019, jam 18:30 Wib, isi WA. “Assalamualaikum bg,menyangkut berita yg dinaikkan Dikin, sebenarnya bukan itu isi dan ceritanya,yang saya sampaikan sebagai Nara sumber adalah tentang kualitas proyek yang dikerjakan kontraktor dan itupun saya sampai kan ke wartawan yang bernama Bakri anggota Dikin bg,dari sini ke depan saya tak kan lagi berhubungan dengan media mereka, saya minta maaf bg,”.

Menurut Bupati hasil telpon dengan firman, lebih kurang begini hasilnya pembicaraannya ” kalau benar itu bukan pernyataan kamu, tolong kamu buatkan pernyataan”. Dan dijawab Firman “Iya akan saya buat,”.

Jadi intinya, bukan kepada saya (Kabag Humas) Firman klarifikasi tapi saya menyampaikan klarifikasi Firman kepada Bupati melalui press Rilis.

Diterangkan lagi, Pada hari yang sama, tepatnya pada malam Minggu 31 Agustus 2019. Bupati menelpon Kabag Humas (Saya) meminta untuk menjumpai si Firman untuk meminta surat pernyataan yang mereka “Sepakati” oleh mereka berdua. Setelah itu Kabag Humas menelpon Firman untuk berjumpa di Cafe Town Kota BLANGKEJEREN, setelah berjumpa, saya mengatakan kepada Firman bahwa, saya disuruh Bupati untuk meminta surat pernyataan tersebut. Selanjutnya, saya mengatakan, mau atau tidak surat pernyataan terserah sama kamu.

Menurut saya, “apabila kamu benar menyatakan masalah fee proyek 10 hingga 20% maka kamu harus dapat membuktikannya, kalau tidak ini akan berimplikasi hukum”,. Tidak benar saya mengancam, itu cuma kata-kata saya kepada Firman. Kepada saya juga Firman mengatakan akan memikirkan terlebih dahulu untuk membuat pernyataan tersebut.

Masih di Cafe Town, Firman mengatakan kepada saya, tidak pernah diwawancarai oleh Ali Sadikin. Tetapi berbicara dengan Abu Bakri itu pun bukan masalah proyek tetapi masalah mutu proyek. Hanya sebatas itu. Demikian disampaikan Kabag Humas Buniyamin Melalui WA.

Sementara itu Wartawan Deliknews Ali Sadikin Menerangkan “Hak jawab: dari Ali Sadikin Wartawan Deliknews, bahwa berita yang saya tulis benar hasil konfirmasi dengan Firmansyah. Hal ini juga dibuktikan dengan Poto yang saya ambil tepat dibelakang mobil saya yang parkir dan ada logo media saya. Jadi tidak benar jika itu bukan hasil konfirmasi saya” Demikian ditulis Ali Sadikin Melalui WA kepada TIM Media. (RED).

News Feed