oleh

Dukung Kebijakan Pemda, Kadis Pendidikan Intruksikan Pembersihan Lingkungan Sekolah

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Seiring dengan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang terus bergerak serta mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya menekan, melawan serta menangkal penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah, salah satunya caranya adalah dengan mengajak masyarakat untuk melakukan gotong royong bersama selama tiga hari dan dimulai pada hari ini Rabu, 8/4/2020.

Kebijakan Gotong royong bersama ini akan dilaksanakan di 232 Kampung dengan menurunkan 78 Tim pengendali dari unsur Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang dimulai Rabu (8/4/2020) untuk kampung yang berada dalam wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kecamatan Gajah Putih, Kecamatan Timang Gajah, dan sebahagian Kampung di Kecamatan Wih Pesam.

Selanjutnya pada hari kedua Kamis (9/4/2020) kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Kecamatan Permata, Kecamatan Bener Kelipah, Kecamatan Mesidah, Kecamatan Syaih Utama, dan sebahagian Kampung di Kecamatan Bandar.

Sedangkan pada hari ketiga untuk terakhir Jum’at (10/4/2020) untuk Kecamatan Bukit serta beberapa kampung yang tersisa di Kecamatan Bandar dan Kecamatan Wih Pesam.

Menyikapi dan mendukung kebijakan Pemda Bener Meriah ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur, S.Pd., M.Pd. juga mengintruksi kepada seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD dan SMP yang berada dibawah kendalinya untuk melaksanakan pembersihan lingkungan sekolah masing-masing.

“Saya intruksikan kepada seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD dan SMP melalui pesan lewat griup WhatsApp kepala sekolah untuk ikut membersihkan lingkungan sekolah dengan melibatkan guru-guru terutama yang bertempat tinggal berdekatan dengan sekolah”, sebut Sukur.

“Menyangkut dengan waktu pembersihan lingkungan sekolah ini, kita juga menganjurkan kepada sekolah untuk dilakukan bersamaan dengan jadwal kegiatan gotong royong bersama yang inisiasi oleh Pemda, mengingat sekolah-sekolah kita itu terlerak di kampung-kampung yang kegiatan gotong royong bersama,” jelas Kepala Dinas Pendidikan ini.

Tambah Sukur lagi, “Kita tidak ingin lingkungan sekolah semak dan tidak bersih serta taman sekolah dan bunga-bunga yang ada di sekolah tidak terawat dàn mati dengan diliburkannya sekolah”, saya juga mengingatkan warga sekolah terutama kepala sekolah agar selalu mengontrol keadaan sekolah dan memastilan seluruh pintu dan jendela ruangan terkunci dengan baik, tentu untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan”.

“Kepada warga masyarakat khususnya warga tang tinggal berdekatan dengan sekolah saya juga berharap agar dapat mengawasi dan menjaga keamanan sekolah, sehingga sekolah terjagsa jeamanannya dan tidak dirusak selama diliburkan karena wabah covid-19”, ucap Sukur. (Dani)

News Feed