oleh

Dua Anggota DPRK Bener Meriah Asal Partai Demokrat Soroti Sejumlah Persoalan

Bener Meriah. Baranewsaceh.co – Sejumlah anggota DPRK Bener Meriah menyampaikan pandangan umum dalam sidang paripurna LKPJ tahun 2019 yang berlangsung di Gedung DPRK Bener Meriah. Kamis (23/07).

Diantara sejumlah anggota dewan yang menyampaikan pandangan umumnya yakni : Sapri Gumara Partai Demokrat, Sapri Kaharuddin Partai Hanura, Drs. Zetmen dari partai PDIP Perjuangan, Yuzmuha dari Partai Aceh, dan Andi Sastra juga dari Partai Hanura.

Sementara itu dalam pandangan umumnya. Sapri Gumara dengan lantang menyoroti sejumlah persoalan menyangkut dunia pendidikan, kesehatan dan para pelaku seni khususnya seniman.
Gumara juga mengeluhkan minimnya anggaran perjalanan dinas bagi para anggota dewan. Sehingga sangat menyulitkan untuk melakukan lobi anggaran dengan memanfaatkan jaringan partai.

Menurut Gumara “disatu sisi kita sebagai anggota dewan dituntut untuk melakukan lobi dan menjemput bola baik ke provinsi dan pemerintah pusat, akan tetapi untuk melakukan perjalanan itu, sepatu yang di gunakan untuk menjemput bola terkadang sudah bolong alias koyak. Ujarnya.

Begitu juga dengan sebuah sekolah dasar yang berada di desa Hakim Putri Pintu kecamatan Mesidah kabupaten Bener Meriah. Menurutnya, saat ini kondisi sekolah tersebut sudah sangat memperihatinkan. Disebutkannya banyak sekali kelemahan dan kekurangan terkait sarana dan prasarana belajar yang di miliki sekolah tersebut, mulai dari tidak adaanya bangku belajar hingga kondisi atap sekolah yang sudah sangat mengkhawatirkan.

Gumara juga menimpali bahwa banyak anak anak sekolah dasar di daerah setempat, apabila sudah menyelesaikan pendidikan di tingkat dasar, tidak lagi melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini mengingat sampai saat ini belum ada sekolah setingkat SMP di daerah tersebut.

Gumara berharap pemerintah Kabupaten Bener Meriah dapat memikirkan dan menemukan solusi bagi agar anak anak tidak putus sekolah, akibat jauhnya sekolah lanjutan. Mengingat kondisi perekonomian masyarakat yang sebagian masih di bawah garis kemiskinan.

Selanjutnya di bidang kesehatan Gumara juga menekankan dan meminta ketegasan dari pihak rumah sakit Mutang Kute untuk melakukan pembatasan jumlah tamu bagi keluarga pasien yang berkunjung. Begitu juga halnya dengan wacana relokasi rumah sakit yang menjadi kebanggaan rakyat Bener Meriah tersebut, segera di upayakan. Ungkapnya.

Disisi lain Darussalam. ST anggota DPRK Bener Meriah dari Partai Demokrat juga memberikan banyak masukan dalam pandangan umumnya. Terutama terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) Implementasi RTRW,Tata kota, manajemen lalu lintas di ibukota kabupaten Bener Meriah dan perlunya jalur satu arah yaitu jalur simpang tiga pendopo Bupati menuju pasar simpang Tiga.

Darussalam politikus Partai Demokrat yang punya latar belakang seorang konsultan juga mempertanyakan peningkatan dan inovasi IMB dengan menambahkan qanun penetapan bentuk bangunan prototype (bentuk tampak/model luar sama)

Menjawab apa yang telah di sampaikan oleh dua orang anggota DPRK Bener Meriah dari Partai Demokrat. Bupati Sarkawi kemudian memaparkan dan menjawab dengan tuntas tentang apa yang telah di sampaikan oleh 2 (dua) orang anggota DPRK dalam sesi pandangan umumnya.

Menurut Sarkawi, terkait peningkatan PAD, sampai dengan 31 Desember 2019 realisasi PAD mencapai 92,59% dari target PAD serapan belanja sebesar 94,87%. Intinya Bupati sependapat dengan apa yang di usulkan oleh Darussalam menyangkut pembangunan infrastruktur di daerah produksi, dan pengelolaan tata ruang.

Bupati Sarkawi juga menyikapi tentang sejumlah persoalan yang telah di sampaikan oleh Sapri Gumara. Dalam penyampaiannya Bupati Sarkawi juga menjelaskan tentang pendirian sekolah baru yang perlu kajian lebih lanjut, berikut perbaikan sarana dan prasarana pada sekolah yang di maksud.

Bupati Sarkawi juga menyimpulkan dan sependapat dengan usulan Sapri Gumara tentang pembatasan jumlah tamu saat berkunjung di RSU Muyang Kute. Begitu juga dengan optimalisasi pelayanan menyangkut penjemputan anggaran baik dari pemerintah provinsi dan pusat. Bupati Sarkawi juga sepakat untuk lebih di tingkatkan.

Selain itu menyangkut para pelaku seni dan seniman seperti apa yang telah di lontarkan oleh Gumara. Bupati Sarkawi merasa optimis dan akan berupaya dan berbuat semaksimal mungkin untuk hal tersebut di atas. Pungkasnya. (DN)

News Feed