oleh

DPRK Agara Syahkan Raqan  Serentak; Tahapan Pilpengkut Sebelum Lahir Qanun

 

 

Kutacane Bara News|  Akhirnya DPRK Aceh Tenggara Syahkan Rancangan Qanun Tentan Pemilihan Pengulu Kute Serentak di Aceh Tenggara tahun 2021. di Gedung Dewan Setempat dalam Sidang Paripurna yang di Pimpin langsung Ketua DPRK Deni Febrian Roza. Selasa 13 Juli 2021.

Kendati dari awal tahapan pelaksanaan Pemilihan telah menjadi Polemik yang cukup luas di kalangan masyarakat ,DPRK Agara ,Bahkan sampai Mendapat perhatian Serius dari Pemerintah Aceh yang tetap menekankan pelaksanaan Pemilihan Pengulu kute setelah pengesahan Qanun lewat surat Pemerintah Aceh yang di tujukan kepada Bupati Aceh Tenggara.

Pada Sisi lain Pemerintahan Rabu dengan Bupati Raidin Pinim telah menetapkan tahapan pelaksanaan pemilihan pengulu Kute serentak di Aceh Tenggara sebelum ada Qanun yang di jadwalkan hari H tanggal 3 Juli 2021. kendati Bupati Raidin Pinim kembali mengeluarkan surat keputusan tentang penundaan pemilihan menjadi tanggal 17 Juli 2021. Sementara Qanunnya baru di syahkan hari ini (selasa 13 juli 2021).

Sesuai Surat Bupati Aceh Tenggara H Raidin Pinim bahwa  pelaksanaan Pilpengkut serentak dijadwalkan pada tanggal 3 Juli 2021 lalu. Namun hal ini harus ditunda  karena ditengarai  Qanun pelaksanaan pilpengkut serentak  belum disyahkan akan berdampak cacat hukum karena tidak adanya qanun kabupaten tentang pemilihan Kepala desa yang menjadi dasar pelaksanaan pilkades tersebut.

Pasalnya, pada aturan lama adanya perubahan sejumlah pasal yang automatis dikhawatirkan akan berdampak negatif,  menjadi cacat hukum, sehingga masyarakat luas pun khusus nya para Calon Kepdes menjadi resah dan demi menyelamati agenda daerah tersebut, pihak legislatif mengambil kebijakan guna merumuskan qanun pilkades tersebut. Pilkades serentak tahun ini di ikuti  yang ada sekitar 261 desa.

Kendati Pemkab Aceh Tenggara telah menjadwal ulang pilkades yang rencananya akan digelar pada 17 Juli 2021 mendatang, namun tetap saja qanun soal pilkades ini harus ada sebelum pelaksanaan pilkades tersebut, demikian disampaikan Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza ketika memberikan sambutan pada sidang paripurna pengesahan Raqan Pilkades, pada Selasa (13/07/2021), di aula gedung DPRK setempat.

Secara gamblang Denny Febrian Roza menyampaikan “rapat paripurna hari ini, merupakan gerbang awal menuju penataan daerah melalui pengesahan qanun ini, pihak DPRK Aceh Tenggara berkomitmen kuat guna menuntaskan rancangan qanun pilkades serentak ini menjadi qanun secara maksimal, dengan tanpa mengesampingkan tupoksinya.

Melihat kondisi saat ini, banyak aturan yang sudah tidak sesuai lagi, makanya perlu perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat kita, yang pada pokoknya DPRK Aceh Tenggara tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, ujarnya.

Sebagai suatu daerah yang terus berkembang, Aceh Tenggara perlu kita tata dalam wawasan global, tanpa kehilangan ruh lokal, untuk itu kita juga harus siap datangnya aturan baru yang sebelumnya sudah kita sepakati untuk dijalankan.

Di ujung sambutannya Denny Febrian Roza, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas terlibatnya berbagai elemen masyarakat Aceh Tenggara yang telah berkontribusi lahirnya rancangan qanun pilkades serentak ini, Tengas Deni.(Kasirin Sekedang)

News Feed