oleh

DPRA Meminta Pemerintah Aceh Manfaatkan BTT dan SDM Lokal untuk Atasi Wabah PMK di Aceh

 

Baranewsaceh. co | Banda Aceh, 17 Mei 2022. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Partai Demokrat, Drh. Nurdiansyah Alasta., M.Kes meminta Pemerintah Aceh melakukan langkah cepat dan tepat dalam hal penanganan wabah penyakit PMK.

Ia meminta Pemerintah Aceh harus menyiapkan sarana dan prasarana baik itu tenaga maupun anggaran penanganan kasus wabah PMK yang sedang melanda beberapa daerah di Aceh. Bendahara DPD Demokrat Aceh tersebut menyarankan pemeritah Aceh menggunakan BTT dalam mengatisipasi dan mengatasi wabah PMK ternak warga di Aceh,

“Wabah PMK Hewan ternak perlu penanggulangan cepat dan tepat oleh Pemerintah Aceh, berdasarkan Permendagri No 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Aceh dapat mengucurkan anggaran melalui Belanja Tak Terduga (BTT)” ucap ketua Fraksi Demokrat DPRA tersebut

Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK) ini juga meminta kepada Pemerintah Aceh untuk menggunakan sumber daya manusia lokal dalam mengatasi wabah PMK itu, Ia menyarankan untuk memaksimalkan fungsi tenaga kesehatan hewan yang ada di Aceh saat ini.

“Saat ini atau kedepan perlu terus dilibatkan ahli penyakit hewan, dokter hewan yang memang pakar (expert) di bidang penanganan wabah penyakit hewan, mungkin ini moment pemerintah untuk memberdayakan dan melibatkan lulusan kedokteran hewan dari perguruan tinggi di Aceh” ucapnya.

Selanjutnya mengingat besarnya potensi sektor peternakan yang ada di Aceh, ia juga meminta pemerintah Aceh untuk memprioritaskan kesejahteraan para tenaga kesahatan hewan yang ada di Aceh.

“Potensi sektor peternakan di Aceh sangatlah besar. Ini harus disadari oleh semua pihak termasuk pemerintah. Pemerintah perlu memprioritaskan kesejahteraan tenaga medis hewan di Aceh. Misalnya menjadikan mereka pegawai dengan ikatan perjanjian kerja PPPK di sektor pertenakan dan kesehatan hewan” tutupnya.

Untuk diketahui akibat dari wabah tersebut, Menteri Pertanian Republik Indonesia telah menetapkan Kabupaten Aceh Tamiang sebagai daerah darurat wabah PMK melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 404/KPTS/PK.300/M/05/2022.

(Ady)

Jangan Lewatkan