oleh

Gawat. ! Dosen Ekonomi Manajemen UTU Diduga Melakukan Plagiat Karya Tulis

Meulaboh, Baranewsaceh.co – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar menduga ada salah satu dosen PNS diruang lingkup Fakultas Ekonomi UTU melakukan Plagiasi karya tulis Senin, (24/06/2019)

Dalam hal ini ketua BEM FE UTU, Rahmad Juanda mengatakan,”dosen yang melakukan plagiat karya tulis tersebut berinisial YN seorang Dosen lulusan Grup of Eight ( Australian Universities ), ” Katanya.

Informasi ini didapatkan dari sekelompok Mahasiswa yang sedang menjalankan tugas akhir dan mengikuti matakuliah metodelogi penelitian yang mencari jurnal atau karya tulis ilmiah untuk dijadikan referensi pembuatan skripsi.

YN melakukan plagiarisme terhadap skripsi Alumni Mahasiswa UNSYIAH Jurusan Manajemen yang sudah diterbitkan sebelumnya di laman Electronic Thesis and Dissertation pada tahun 2016 dan di publikasi kembali oleh YN di laman Repository Universitas terbuka (2017) dan Junal Bisnis dan Kajian Strategi Manajemen (2019) volume 1.

“Hal ini sangat disayangkan sekali perbuatan plagiarisme karena Mahasiswa dan juga Akademisi dilarang keras melakukan plagiasi untuk membuat karya ilmiah apalagi skripsi,”ungkapnya Rahmat.

Rahmad menambahkan, “perbuatan tersebut sangat tidak mendidik dan sangat memalukan sebagai orang terpelajar atau Akademisi yang seharusnya memberi contoh teladan untuk Mahasiswanya apalagi YN sendiri pejabat struktural yang sampai hari ini masih aktif. Perbuatan ini sangat mencoreng institusi UTU sendiri apalagi Moto UTU sendiri ialah sebagai Source of Inspiration.

“Kami meminta kepada Dekan Fakultas Ekonomi dan Rektor Universitas Teuku Umar agar segera melakukan evaluasi akademik untuk menindak tegas dosen yang bersangkutan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Statuta UTU pasal 38 ayat 2 poin L. Jangan sampai terjadi seperti kasus serupa pernah juga terjadi disalah satu universitas Negeri di Jakarta, dimana pelaku plagiarisme langsung dipecat untuk memulihkan nama baik Institusi,”harapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed