oleh

Diskusi Ilmiah Menyangkut Arah Pengembangan Ekonomi Aceh

banner 970x250

Bener Meriah Baranewsaceh. co –  Munculnya Inisiatif kerjasama regional sangat di mungkinkan karana Aceh berada di antara Indo fasifik.  Selain itu Aceh juga berada dalam posisi yang strategis dan memiliki keunggulan korporatif.

Namun dibalik itu, Keunggulan Korperatif tidaklah menjadi jaminan, karena yang dibutuhkan adalah keunggulan konpetitif, dengan adanya investasi dan expor yang berkelanjutan. Maka dengan sendirinya Investasi dan penanaman Modal akan masuk ke Aceh.

Tanpa kerja keras kita semua maka mustahil itu semua akan tercapai. Terutama menyangkut fokus kita dalam menurunkan angka kemiskinan.

Pernyataan tersebut di sampaikan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutan pada kegiatan diskusi ilmiah menyangkut arah pengembangan ekonomi Aceh dan rapat persiapan Konregrenwal  RPJM tahun 2020 – 2024.yang berlangsung di Aula Setdakab Bener Meriah. Jumat (09/08).

Selain itu Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT, juga memberikan evaluasi selama dua tahun masa kepemimpinannya pertumbuhan ekonomi aceh telah mulai menunjukan trend positif, hal ini dapat dilihat dari angka kemiskinan yang terus menurun, pertumbuhan ekonomi aceh yang terus membaik, pengangguran terus berkurang, tingkat Inflasi sangat terkendali serta indeks pambangunan manusia yang terus meningkat. Ungkapnya.

Pencapaian tersebut tidak harus membuat kita berpuas diri, karena kinerja dan pembangunan Aceh perlu dipercepat lagi. Angka-angka perlu diakselarasi, supaya lebih baik ke masa yang akan datang. Timpalnya.

Diskusi Ilmiah terkait arah pengembangan ekonomi Aceh turut di hadiri oleh sejumlah Bupati diantaranya Bupati Aceh Tengah, Shabella Abu Bakar Bupati Gayo Lues, Muhammad Amru, dan wakil Bupati Aceh Tenggara, dan Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi.

Sementara bertindak sebagai Keynote speaker terdiri dari Prof Iwan Jaya Azis. Cornell university USA. Azhari SE. M.Si  Bappeda aceh,  dan Bupati Bener Meriah Tgk Sarkawi.

Pantauan media ini pelaksanaan diskusi terlihat begitu alot dengan banyaknya pertanyaan dan munculnya pemikiran kreatip untuk kebaikan Aceh ke depan menyangkut arah pengembangan ekonomi Aceh, khususnya wilayah tengah Provinsi Aceh.(DN)

News Feed