oleh

Diskusi Bersama Antara Pemkab Bener Meriah Dengan Tim UGM

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Tindak lanjut dari kunjungan Bupati beserta jajarannya ke Universitas Gajah Mada (UGM) sekaligus penandatangan Mou terkait pendidikan. Sebaliknya pihak Universitas Gajah Mada (UGM) juga hadir di bumi Musara pakat atas undangan Pemkab Bener Meriah. Rabu (10/07).

Bupati Tgk. Syarkawi yang juga pernah mengenyam pendidikan di Ponpes Ali Maksum Krapyak Yogyakarta ini memiliki fokus program bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian dan pariwisata.
Pada forum diskusi bersama Bupati dan SKPD yang berlangsung di Seladang Cafe, muncul beberapa poin baik itu berupa harapan dari Pemda Bener Meriah, maupun tanggapan dari tim UGM. Bahwa Kabupaten Bener Meriah memiliki potensi yang sangat baik dalam banyak aspek. Salah satunya aspek klimate sejuk karena berada di dataran tinggi, sehingga sangat cocok untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata.

Potensi kopi dengan luas lahan 47 ribu ha, akan menjadi ikon daerah dengan kopi Gayo dimana 80% nya adalah berorientasi eksport sebagai penyumbang devisa. Potensi kopi ini perlu adanya dukungan pemerintah pusat menyangkut pengembangan “sain techno park atau agrotechnology” untuk kopi. Oleh karena itu untuk mendukung pertumbuhannya direncanakan memiliki dry port dengan perluasan bandara Rembele di Takengon dengan waktu tempuh hanya 10 menit dari komplek pemda Bener Meriah. Atau dengan pembangunan jalan by pas Medan – Bener Meriah yang bisa menghemat waktu tempuh sampai 3 jam, dari eksisting jalan yang saat ini ditempuh dalam waktu 8 jam.

Bupati Sarkawi menyatakan bahwa Bener Meriah Memiliki kawasan khusus seluas 4.160 ha dedicated untuk pengembangan peternakan. Bambang Suwignyo juga menyampaikan dalam forum tersebut, bahwa pengembangan ternak dapat diintegrasikan dengan pengembangan kopi (ternak potong) dan susu anak sekolah (ternak perah).

Pengembangan lebih lanjut dapat juga menjadi wisata edukasi dalam koridor pertanian terpadu, tandas Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Peternakan UGM.

Menurut Plt. kadis Pertanian Tanaman Pangan Bener Meriah Susu dan telur di Bener Meriah di datangkan 100% dari luar daerah, hal tersebut di sambut Bambang Suwignyo, Bener Meriah sangat cocok jika untuk ternak perah. Susu yang dihasilkan dari pengembangan sapi perah secara sistem ranch di Bener Meriah akan lebih efisien dalam sistem produksi secara ranch, sementara hasilnya dapat turut menjadi solusi bagi anak anak bener meriah yang saat ini berada pada peringkat ke 3 tertinggi angka stunting dari 23 kabupaten kota di Aceh, kata Pak Wignyo.

Dr Jamhari, juga menyebutkan konsep the only one yaitu hanya ada satu-satunya di Bener Meriah. Jamhari Dekan Fak Pertanian UGM yang juga anggota dewan kopi Indonesia ini melihat potensi kopi di Bener Meriah dan siap mendukung untuk pengembangannya.

Dr Ambar Kusumandari subdit KKN direktorat pengabdian kepada masyarakat. UGM menyatakan bahwa untuk pengembangan kopi dalam koridor pemberdayaan dapat di akselerasi dengan peluang kerjasama pengiriman mahasiswa KKN. Mahasiswa KKN dapat juga menjadi katalisator berbagai elemen stake holder dan program tri dharma.

Bupati Tgk Sarkawi dalam closing diskusi menyatakan Itulah potensi Bener Meriah yang juga memiliki historis dalam koridor kemerdekaan RI, karena corong pemancar saat pemerintahan darurat RI di Bukit Tinggi, tetapi sinyal dipancarkan dr Rimba Raya Bener Meriah, pada tahun 1948 lalu. Pancaran radio inilah yg menjadikan dunia tahu kalau RI masih ada dan mementahkan klaim Belanda bahwa pasca agresi Belanda 2 Indonesia telah musnah.

Bupati berharap bahwa diskusi ini dapat langsung ditindak lanjuti dalam perjanjian kerjasama yg konkrit yang dapat mendukung pembangunan Bener Meriah.

Diskusi dengan Tim UGM di Seladang Kafe di hadiri, Plt. Sekda, Asisten 2, Kadis Parawisata, Kadis Pendidikan, Plt. Kadis Pertanian, BAPPEDA, Kadis Transmigrasi, dan Kabag Humas.

Seusai pertemuan dan jamuan di Seladang Kafe, tim UGM bersama dengan para pejabat daerah kemudian melakukan rapat di Ofroom Setdakab Bener Meriah.(BS/DN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed