oleh

Disdukcapil Bener Meriah Minim Anggaran Tapi Tanggung Jawab Besar

Bener Meriah Baranewsaceh. co –  Dalam upaya pemenuhan dokumen kependudukan, Pemkab Bener Meriah melalui Dinas Pependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), terus berupaya memaksimalkan kinerja sebagai bentuk instansi publik yang menyangkut pelayanan dasar.

Upaya tersebut bukan hanya dilakukan Disdukcapil Bener Meriah dengan duduk dikantor menunggu masyarakat yang datang untuk membuat data menyangkut administrasi kependudukan seperti, KTP, Akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Sampai saat ini Disdukcapil Bener Meriah telah melakukan Perekaman, E-KT bagi para pemula, sejak tahun lalu, dan hal tersebut sudah dilakukan secara Keliling dari Kecamatan ke Kecamatan yang lain di Kabupaten Bener Meriah. Hal tersebut di sampaikan oleh Seketaris Disdukcapil Bener Meriah M.Tamin saat di temui diruang kerjanya. Jum’at (04/10)

Menurut Tamin untuk saat memang ada kendala menyangkut blangko untuk mencetak KTP Elektronik. Hal ini di sebabkan karena belum tersedianya blangko, dan persoalan ini bukan hanya di alami Bener Meriah tetapi hal ini terjadi di seluruh Indonesia. Namun bagi masyarakat yang membutuhkan kita bisa menerbitkan surat keterangan (Suket) yang berlaku selama 6 bulan, ungkapnya.

Tamin juga menjelaskan menyangkut blangko Kartu Indentitas Anak (KIA). Sejauh ini Kabupaten Bener Meriah memiliki blangko terbanyak se-Provinsi Aceh yang mencapai 38 ribu keping. Hal itu lantaran kabupaten bener meriah meraih mendapat penghargaan cakupan admistrasi kependudukan secara nasional kala itu, oleh karena itu bener meriah memproleh 38 ribu blangko KIA secara gratis. Paparnya.

Disisi lain, Eryanto Abduh Yunus SH Kabid pencatatan sipil pada Disdukcapil Bener Meriah, juga menambahkan. Sejauh ini di kabupaten Bener Meriah, sudah 6000 KIA yang sudah tercetak. Tahun ini hampir 17 ribu yang siap di entri. Namun yang menjadi kendala yang dihadapi saat ini ketersediaan alat klingkit, kalau klingkit itu terpenuhi maka tidak ada kendala lagi. Timpalnya.

Menurutnya satu klingkit itu hanya mampu mencetak 1000 keping, sedang klingkit yang kita miliki hanya dua, artinya sebanyak 2000 keping yang dapat dicetak.

Eryanto juga mengeluhkan, menyangkut ketersedian anggaran di Dinas Disdukcapil yang terlalu minim, padahal ini merupakan pelayanan dasar. Untuk itu kita berharap Pemkab Bener Meriah agar dapat memplotkan anggran yang labih besar dari tahun tahun sebelumnya. Pungkasnya. (DN)

News Feed