oleh

Dinyatakan Meninggal Usai 20 Tahun Kombatan GAM Akhirnya Pulang Ke Aceh Timur

 

ACEH TIMUR, BARANEWS ACEH.CO | Hari itu, Rabu malam 26 Mei 2021, pukul 19 Mei pukul 9.30 WIB, ia berkomunikasi langsung dengan anggota DPR Aceh Iskandar Usman Al-Farlaky via video call WhatsApp.

“Teurimong geunaseh Bang. Teurimong geunaseh,” ujarnya berulang-ulang.

Anggota DPR Aceh dari Dapil Aceh Timur itulah yang menjadi penghubungnya kembali ke Aceh. Iskandar juga yang memfasilitasi kepulangannya dan keluarga ke Aceh.

“Tamerumpok di gampong eunteuk,” ujar Iskandar via WhatsAPP.

Keduanya berbicara dengan akrab. Padahal mereka belum sekalipun bertemu.

Pria berpeci putih tadi adalah Ridwan alias Wan Jawiw, mantan kombatan GAM wilayah Peureulak. Selama ini, ia sudah dinyatakan meninggal dunia hampir 20 tahun lamanya.

Ridwan bercerita, keluarga di Aceh sudah lama menganggapnya tiada.

Kisah Ridwan sangat panjang.

“Ditembak tapi tak meninggal. Di penjara, sempat hilang ingatan serta terluntang-luntang di Jawa.”

“Sudah digelar samadiah dan salat ghaib. Namun ternyata tuhan berkehendak lain.”

Kisahnya Ridwan sama seperti pemuda Aceh lainnya saat konflik. Ia bergabung dengan GAM di Sagoe Sweden, Peudawa, Aceh Timur.

Sebagai tentara GAM, ia juga memangkul senjata. Ia bergerilya dari satu tempat ke tempat lainnya.

Naas, sekitar bulan 10 tahun 2003, Ridwan yang baru turun dari kamp diberondong peluru marinir yang mengepung kawasan Blang Balok, Peureulak. Saat itu, Ridwan sedang bergerilya di kawasan tersebut.

“Saat itu saya sedang mendayung sepeda. Saat diberondong peluru, saya loncat dan kira terkena peluru,” cerita Ridwan melalui video call.

Ia kemudian ditangkap marinir dan dibawa ke Langsa. Ia sempat menjalani hari-hari berat dalam tahanan militer. Sampai ia tak lagi mengenal dirinya sendiri.

Saat kompi Marinir ditarik ke Jakarta, ia juga dibawa serta dan ditahan di penjara kesatuan tersebut.

“Saya dibebaskan sekitar 2006, saat Aceh sudah damai. Namun saat itu sempat linglung (hilang ingatan-red). Hari hari berat di penjara,” kisahnya lagi. (RED)

News Feed