oleh

DINAS SOSIAL KOTA LHOKSEUMAWE CATUT NAMA KEMENDES AKIBAT DATA YANG AMBURADUL

 

 

BARANEWS- LHOKSEUMAWE _ 27 Nov 2020. Banyaknya warga masyarakat yang sulit mencari rejeki dan pekerjaan pada saat masa Pandemi Covid19, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sangat gencar melakukan penyaluran bantuan kepada warga, melali perogram BST, BLT, UMKM, dan Bantuan Lain seperti pekerja yang di PHK.

Banyaknya warga, penerima manfaat bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah, tapi sangat disayangkan datanya banyak yang semerawut. ucap kepala dinas sosial kota lhokseumawe Drs.H.Ridwan Djalil.

Data kemensos, mengeluarkan peserta Bantuan Pangan Non Tunai BPNT, ini kan harus dilakukan validasi dataagar tidak doble maka peserta BST di keluarkan dan menjadi peserta BPNT agar peserta penerima manfaat tidak doble menerima BST & BPNT. ucap Kadinsos pak WAN SOSIAL ini.

Warga datang ke DINSOS Kota Lhokseumawe KOMPLAIN, salah satunya saudara Gunawan dari kec Muara Satu, kota Lhokseumawe, sebagai Peserta program Kemensos BST, ia sudah pernah menerima tahap 1,2,3,4,5, saat tahap ke 6 ia tidak sempat mengambil uangnya ke kantor pos sehingga uang nya di bekukan, dan saat tahap ke 7 saudara gunawan masih menerima dan menarik uang bantuan BST tersebut sebesar Rp 300 ribu, pada saat ke 8 dan 9 nama nya sebagai peserta BST tidak lagi tercatat, padahal saya sangat membutuhkannya ucap gunawan saat kami konfirmasi.

Saat awak media mengkonfirmasi Dinas sosial kota Lhokseumawe menjelaskan, bahwasannya ada perluasan bantuan lain di kota Lhokseumawe salah satunya program BPNT, saat di cek kedalam sistem nama Saudara Gunawan tidak lagi tertera sebagai penerima manfaat bantua BST, BPNT dan Juga PKH, maka saudara gunawan komplain kedinas sosial, sebut pegawai dinas sosial kota lhokseumawe, apa sebabnya kami juga tidak tau karna kami menerima data nama dari kemensos dan kami dinas sosial kota lhokseumawe tidak pernah melakukan pengurangan. ucap pegawai dinsos.

Penerima manfaat dana BST Covid19 tahap 1 s/d 7 itu sebanyak 1330 orang, lalu tahap 8 dan 9 menjadi 1086 orang penerima manfaat BST itu berkurang sebanyak 246 orang, itu hanya disatu kecamatan Muara Satu saja, ucap pihak kantor pos kec muara satu yg tidak mau disebut namanya.

Peserta BST itu beralih ke BPNT, Tapi kasus saudara Gunawan sama sekali tidak terbayangkan, kenapa namanya bisa hilang, ini salah satu persoalan pendataan di kemensos yang amburadul dan bermasalah, ucap Pak wan kepala dinas sosial kota Lhokseumawe.

Kami dinas sosial kota Lhokseumawe hanya menerima data dari kementrian sosial, dinas sosial kota Lhokseumawe tidak pernah mengajukan pengurangan untuk penerima BST, dan bantuan lain malah kami pihak dinas sosial maunya ditambah penerimanya bukan kami kurangkan. sebut kadis sosial ini. (Mumawir)

News Feed