oleh

Diduga Pernah Usulkan Fasilitas Jembatan, Sampai Kini Warga Trans di Nagan Raya Masih Terisolir

UPDATE COVID-19 NASIONAL

Global

2738
Confirmed
221
Deaths
204
Recovered

Suka Makmue. Baranewsaceh.co – Meskipun sudah pernah mengusulkan fasilitas jembatan, sampai kini warga trans Ketubong Tunong yang berada di Desa Blang Lango Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten  Nagan Raya, Aceh masih terisolir untuk keluar desa, Sabtu, (15/2/2020).

Selama ini warga yang menetap di Trans itu kesulitan akses untuk ke Ibukota Kecamatan dan kabupaten sehingga hasil panen laku dengan harga murah (karena agen turun ke lokasi cost tinggi). tak hanya warga trans, kebutuhan jembatan itu juga dirasakan perlu oleh masyarakat umum yang memiliki lahan garapan di lokasi trans tersebut.

Hal itu disampaikan oleh warga saat kunjungan DPRK Nagan Raya, Puji Hartini, ST.,MM, Sigit Winarno dan Said Alui Alwi ke lokasi trans tersebut.

Tak hanya akses jembatan, warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah sehingga sulit dilalui kendaraan roda dua.

“Ke lorong yang ada penduduknya kalau musim hujan begini kita tidak bisa melintas, selain terjal juga licin maka harus jalan kaki dengan membuka alas kaki. kami sangat memohon adanya jembatan, pengerasan jalan disini agar adanya “kemerdekaan” bagi kami,” ungkap slah seorang warga kepada media ini.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Kabid GTK Dinas Pindidikan Kab. Nagan raya, Suyanto. S.Pd, Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerjas, Drs Mahdali, Humas Setdakab Nagan Raya, Maksum. S. Sip, Manejer Operation Human Initiative Aceh, Surya Ningsih. S. Si, Camat Seunagan Timur, Drs. T. Mukhsin, Danramil09/ST, Lettu Inf Sutiyar, Keuchik Gampong Blang Lango, Odiantri dan Keuchik Gampong Tuwi Meulesong, Afandi.

Dihadapan pejabat terkait warga menyampaikan beberapa permasalahan diatas termasuk gangguan gajah liar, pemasangan listrik bagi rumah warga yang belum tersambung arus listrik dan adanya peningkatan mutu pendidikan untuk anak anak yang berada di trans lokal itu.(Arif)

[COVID-19]

News Feed