oleh

Diduga Keuchik Melakukan Seleksi “Ragu Ragu” Pemilihan Kadus di Bandar Baro

 

Indra Makmu, Baranewsaceh.co |  Dikabarkan Keuchik Desa Bandar Baro diduga telah melakukan Seleksi “Palsu” Calon Kepala Dusun Buket Johan Desa Bandar Baro.
Kertas Pengumuman seleksi Calon Kepala Dusun telah lama di tempel di beberapa titik strategis dengan bunyi
“Pengumuman
Assalamualaikum Wr Wb.
Diberitahukan kepada seluruh masyarakat Dusun buket Johan bahwasanya pemilihan Kepala Dusun yang baru akan dilaksanakan.
Tanggal : 28 – 12-2020
Pada Hari : Senin pukul 20 s/d selesai.
Tempat meunasah Dusun Buket Johan.
Harap seluruh masyarakat Dusun Buket Johan berhadir pada malam tersebut karena suara anda menentukan nasib Dusun bagi anda.
Contoh kertas suara
Nomor urut 1 Andri
Nomor urut 2 Putra.” demikian bunyi kutipan surat edaran yang ditempel di berbagai tempat.

Menurut Warga Dusun Buket Johan menilai Keuchik Bandar Baro bermain main dengan desakan warga
“Kami menilai Keuchik Rusli tidak konsisten, karena Keuchik telah melakukan Seleksi calon kepala Dusun buket Johon, tapi ternyata hanya berhenti dan tidak jadi dilaksanakan dengan alasan Keuchik Rusli, karena kepada Dusun lama tidak mau menandatangan surat pengunduran diri” ujar warga yang tidak mau disebutkan nama.

Terpisah Keuchik Desa Bandar Baro Rusli saat dikonfirmasi media Baranews, mengungkapkan bahwa seleksi calon kepala Dusun buket Johan ditunda, karena pihak Kecamatan (Kasi Pemerintahan Kecamatan Indra Makmu AL Muyasir) tidak mau mengeluarkan rekomendasi pemilihan Kepala Dusun Buket Johan Desa Bandar Baro.
“untuk lebih jelas besok kita sama sama Kecamatan biar sama sama kita dengar, karena Pak al muyasir tidak bisa mengeluarkan rekomendasi” sebut Keuchik Bandar Baro Rusli saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon Senin (28/12).

Seharusnya semua pihak menghormati dan konsisten dengan apa yang telah disepakati bersama, sepatutnya Kasi Pemerintahan Kecamatan setempat jangan memaksa kepala Dusun menandatangani Surat Pengunduran Diri sebulum selesai Pemilihan calon Kadus, agar supaya tidak terjadi kekosongan kepala Dusun, sebelum adanya Kepala Dusun Terpilih.(Tim)

News Feed