oleh

Darussalam,ST Soroti Persoalan Teknis Pembangunan Jalan Menuju Lut Kucak

 

Bener Meriah Baranewsaceh.co |  Terhadap penjabaran penyampaian rancangan Qanun peraturan daerah tentang penjabaran anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Bener Meriah Tahun Anggaran 2021,

Anggota DPRK Bener Meriah dari Partai Demokrat yang juga anggota banggar DPRK Bener Meriah, Darussalam,ST menyampaikan beberapa poin penting berupa pendapat, saran, kritik, dukungan dan masukan-masukan lain secara umum, yang patut untuk dijadikan sebagai pemahaman bersama di masa yang akan datang.

Lewat pandangan umumnya dalam sidang paripurna APBK Bener Meriah tahun 2021 yang dilaksanakan di Gedung DPRK Bener Meriah. Senin (30/11) Sosok tokoh muda Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan beberapa poin penting secara umum dari RAPBK Kabupaten Bener Meriah Tahun Anggaran 2021.

Lewat pandangan umumnya Darussalam,ST meminta kepada pemerintah daerah hendaknya memperhatikan persoalan pokok yang menjadi skala prioritas utama kebutuhan masyarakat baik di bidang pertanian maupun peternakan.

Selain itu juga dibutuhkan ketegasan melalui stakeholder terkait untuk bisa berdiri didepan dalam mengontrol harga produk unggulan daerah, guna mendukung program prioritas, peningkatan konektivitas infrastruktur wilayah, dalam hal ini sangat diperlukan dalam menunjang produktivitas pertanian, peternakan maupun perikanan, seperti misalnya di wilayah desa desa terpencil yang mempunyai potensi konstribusi PAD.

Hal tersebut menurut Darussalam sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2019, tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-3708 Tahun 2020 Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah. Ungkapnya.

Saya pribadi selaku Anggota Badan Anggaran DPRK mengingatkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk meningkatkan sistem kerja dan update terhadap peraturan peraturan baru dengan “sikap dan cepat dalam mengimplementasikan kondisi dan persoalan sehingga terintegrasi dengan baik” agar prodak dan penyampaian dokumen penjabaran Anggaran tidak diartikan gelondongan dan berkesan tidak familiar dalam pembahasan Anggaran ini.

Selain itu dalam pandangan umumnya pada sidang paripurna RAPBK Bener Meriah Tahun Anggaran 2021 selain penyusunan anggaran Darussalam,ST juga menyoroti sejumlah persoalan persoalan teknis terkait kondisi pembangunan infrastruktur kabupaten Bener Meriah diantaranya : Pembangunan ruas jalan menuju lokasi destinasi wisata Lut Kucak dengan lebar badan jalan tidak standar dan kemiringan galian tebing tidak sesuai spek 45 derajat, sehingga menyebabkan rawan longsor dan dapat menggangu badan jalan secara teknis, rencana tikungan yang tidak efesien untuk itu kepada dinas terkait di minta mengevaluasi kembali keberadaan pembangunan sarana jalan tersebut.

Selanjutnya kepada dinas pertanian agar melakukan pemetaan data base klasifikasi dan kategori ruas jalan produksi dan usaha tani sesuai dengan peraturan dan perundang-udangan yang berlaku sehingga tidak tumpang tindih dalam penanganan dengan ruas jalan kabupaten.

Proyeksi Anggaran berbasis PAD, khususnya sarana akses transfortasi produktip dan pengembangan Irigasi ketahanan Pangan, artinya utamakan perbaikan jalan Rakyat (kebun) yang dapat menghasilkan kontribusi PAD.

Selain itu Darussalam juga menyoroti buruknya teknis pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit munyang kute terutama di sektor pemanfaatan Sarana Air Bersih, instalasi pemipaan bak tampung sebaiknya mempunyai kemiringan 1 persen agar air tidak tergenang. Artinya, setiap 1 meter, maka ketinggian jalur berikutnya harus diturunkan 1 sentimeter.

Kepada Badan Baitul Mal Kab Bener Meriah mohon direalisasikan Peraturan Bupati Bener Meriah Nomor 20 tahun 2019 dan Perubahan atas Peraturan Bupati Bener Meriah Nomor 18 Tahun 2019 tentang Mekanisme Pengumpulan dan Penyaluran Zakat, Infaq, Shadaqah dan Harta Agama Lainya sempurnakan/revisi perbup sesuai dengan kondisi dan keadaan sekarang. Pintanya.

Menyikapi apa yang di sampaikan oleh anggota banggar Darussalam, ST. Bupati Sarkawi dalam sesi jawaban pandangan umum anggota DPRK Bener Meriah dalam sidang paripurna RAPBK Bener Meriah mengucapkan terimakasih atas saran dan masukan yang telah di sampaikan.

Bupati Sarkawi juga menyebutkan bahwa menyangkut masalah Baitul Mal, Bupati Sarkawi menjawab bahwa kita akan melakukan penyesuaian dan perbaikan Perbub sesuai kondisi terkini. Lebih lanjut Sarkawi juga menjelaskan bahwa pendapat yang di peroleh Baitul Mal, tidak semua bersumber dari zakat dan infak. Pada prinsipnya Baitul Mal tetap mendapat suntikan dana sebesar 10 Miliar dari APBD Kabupaten Bener Meriah.

Selain itu capaian pemungutan zakat juga belum dapat di maksimal dan belum mecapai angka 100%. Apalagi tahun ini menurut Bupati Sarkawi, banyak Muzaki yang telah berubah status menjadi Mustahiq. Tentu persoalan ini disebabkan karena adanya faktor lain sebagai penyebab dari persoalan tersebut seperti adanya wabah Pandemi Covid 19.

Menyangkut maslah teknis dari pembangunan ruas jalan menuju lokasi destinasi wisata Lut Kucak. Bupati meminta dinas terkait untuk dapat melakukan koordinasi untuk melakukan pembenahan dan perbaikan. Pungkasnya. (Dani).

News Feed