oleh

Dana Posyandu dan BLT Rawan Ditangan Pj.Kades di Aceh Tenggara

*Disinyalir Banyak desa yang bermasalah tentang Posyandu, dan BLT

Kutacane-Baranews.aceh |  Dana Pos pelayanan terpadu (posyandu), dan bantuan langsung tunai(BLT) desa, diduga rawan disalah gunakan Pejabat(Pj) kepala desa(pengulu kute), di Kabupaten Aceh Tenggara, baru-baru ini.

Beberapa desa(kute), yang disinyalir rawan penyimpangan Posyandu dan BLT, yang dilakukan oleh Pejabat kades, yang sampai masyarakatnya “ribut” adalah, desa Perdamaian Kecamatan Babul Makmur, desa Salim Pipit Kecamatan Babul Rahmah.

Dihimbau kepada camat, Dinas pemberdayaan masyarakat kute, Dinas keuangan, Inspektorat, untuk turun ke lapangan; Tentang persoalan dana Posyandu dan BLT, yang ditengarai disalah gunakan Pj.Kades, sehingga hak masyarakat diabaikan.

Konfirmasi Jurnalis media online Baranews.aceh, kepada salah seorang warga di Aceh Tenggara, yang namanya tidak bersedia dipublikasikan mengatakan, bahwa Pj.Kades di sintalir makan dana Posyandu dan BLT, karena mereka bayar Rp.25-35 juta, ujarnya.” Perlu pihak yang berkompeten menelusuri persoalan ini di desa,jangan karena jabatan Pj.Kades sudah habis, maka permasalahan juga selesai begitu saja.(P.Lubis)

News Feed