oleh

Dalami Sumber Dana Operasional Jamaah Islamiyah, Polri Selidiki Bisnis Sawit di Sumatera dan Kalimantan

Jakarta, Baranewsaceh.co –  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mendalami usaha perkebunan sawit milik kelompok Jamaah Islamiyah (JI), yang berafiliasi dengan kelompok teroris global, Al Qaeda.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.mengatakan, perkebunan tersebut berada di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

“Ada di beberapa titik. Di Sumatera, di Kalimantan. Itu sedang didalami,”jelas Karo Penmas Polri di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (04/07/19).
Diketahui, kelompok ini mengembangkan bisnis perkebunan sawit sebagai sumber dana untuk kebutuhan operasional, hingga menggaji petinggi organisasi. Polri ingin menyelidiki lebih detail bagaimana bisnis sawit itu dikelola.

Selain itu, penyidik juga ingin menyelidiki secara rinci aktivitas organisasi apa saja yang dibiayai dari keuntungan bisnis ini. Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri telah mengamankan lima petinggi kelompok JI, yang berafiliasi dengan kelompok teroris global Al Qaeda.

Kelima orang yang ditangkap masing-masing berinisial PW alias Abang, MY, BS, A, dan BT. Mereka ditangkap pada 29-30 Juni 2019, di daerah Bekasi, Jawa Barat, hingga Ponorogo, Jawa Timur. Setelah melakukan pendalaman, aparat meringkus terduga teroris SA di Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Rabu (3/7).

Sementara, SA mempunyai peran cukup penting terkait perkebunan sawit milik organisasi tersebut. “Yang jelas dia ada keterkaitannya dengan itu (perkebunan sawit). Nanti akan kita sampaikan perannya dia, bagaimana dia mengembangkan basic ekonominya,” tutup Mantan Wakapolda Kalteng.  (bb/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed