oleh

Bupati Sarkawi Non Aktifkan Kalak BPBD Bener Meriah

Bener Meriah Baranewsaceh.co |  Menjelang magrib ratusan masyarakat Bener Meriah melakukan aksi demo dan mengepung pendopo Bupati guna menyampaikan sejumlah tuntutan mereka terkait lambatnya penanganan pemadaman api saat musibah kebakaran terjadi di dua tempat berbeda.

Sebelumnya musibah kebakaran telah menghanguskan sejumlah ruko di pusat pasar Simpang tiga, kembali musibah kebakaran kenbali terjadi sekira pukul 16:30 WIB di kampung Ujung Gele kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Sabtu (15/08).

Labatnya penanganan dan pemadaman dari dua peristiwa kebakaran yang terjadi merupakan pemicu amarah masyarakat hingga kemudian massa melakukan pengepung pendopo Bupati Bener Meriah.

Dalam aksinya di depan pendopo Bupati Bener Meriah, massa sempat hendak melakukan bakar ban bekas di pintu masuk Pendopo. Namun upaya tersebut berhasil di gagalkan oleh pihak kepolisian dari Polres Bener Meriah.

Negosiasi dilakukan antara massa dengan pihak kepolisian, selanjutnya pihak kepolisian menawarkan agar massa mengirimkan perwakilan massa sebanyak 10 orang untuk beraudiensi langsung dengan Bupati Bener Meriah, Tgk Sarkawi.

Dalam audensi tersebut massa menyampaikan sejumlah tuntutan diantaranya “Permintaan maaf dari Pemkab Bener Meriah kepada masyarakat akibat lamban kinerja BPBD Bener Meriah.

Massa juga meminta pemkab Bener Meriah menjelaskan kenapa Armada Pemadam Kebakaran (DAMKAR) tidak stand by saat musibah kebakaran terjadi.

Baca : Ini Penjelasan Kalak BPBD Bener Meriah Terkait Keberadaan Mobil Damkar

Baca : Masyarakat Berusaha Padamkan Api Dengan Cara Melempari Aqua Gelas

Pada poin terakhir massa meminta Kalak BPBD Bener Meriah dicopot dari jabatannya.

Setelah 10 perwakilan masyarakat melakukan audensi dengan Pemkab Bener Meriah. Bupati Sarkawi kepada awak media menyampaikan. “Terkait tuntutan yang di sampaikan oleh masyarakat, dengan tegas Bupati Sarkawi mengatakan akan menonaktifkan Abd Kadir,ST. M.Si dari jabatannya sebagai Kalak BPBD Bener Meriah.
Bupati Sarkawi juga menjelaskan secara singkat terkait kerusakan yang di alami sejumlah mobil pemadam kebakaran. Saat ini sedang dalam perbaikan. Ucapnya.

Baca juga : Simpang Tiga Redelong Membara Sejumlah Ruko Ludes Dilalap si Jago Merah

Disebutkannya untuk tahun ini Pemkab Bener Meriah sudah melakukan pengadaan 1 unit mobil pemadam kebakaran, dan saat ini masih menunggu realisasi pengadaan, pasca pelelangan.

Dalam menyampaikan keterangannya kepada sejumlah awak medi Bupati Sarkawi turut di damping oleh Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya. S.I.K. Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga, Zulham anggota DPRK Bener Meriah, Taslim Kadis Syariat Islam dan sejumlah camat, dan Kabag Humas Pemkab Bener Meriah.

Sekira pukul 20.30 massa yang mengepung pendopo Bupati Bener Meriah, secara perlahan mulai meninggalkan pendopo dan membubarkan diri.(Dani)

News Feed