oleh

Bupati Gayo Lues Pantau Pelaksanaan Vaksinasi pada Dua Desa di Kecamatan Kutapanjang

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | Pemerintah melakukan Vaksinasi kepada masyarakatnya karena menginginkan masyarakatnya Sehat, bukan ingin meracuni masyarakatnya. Bila ingin membuat masyarakatnya susah tinggal matikan lampu PLN dua hari saja masyarakatnya sudah kesusahan. Terang Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru pada Jumat 10/09 /21 saat memantau jalannya vaksinasi di desa Tampeng Musara dan Kuta Ujung Kecamatan Kutapanjang.

Pemantuan berlangsung bersama Forkompimda Gayo Lues dan didampingi Muspika kecamatan Kutapanjang. Usai pematuan dilanjutkan dengan sholat Jumat di Masjid Desa Kuta Ujung.

Lebih lanjut Amru mengatakan Partisifasi masyarakat dalam mengikuti vaksinasi mengalami peningkatan. Hingga menaikan angka-angka jumlah vaksin di Gayo lues pelaksanaan Vaksin di Gayo Lues secara umum sudah mencapai 40 persen, diharapkan tahun ini bisa terus mengalami peningkatan hingga pelaksanaan vaksin di Gayo Lues bisa segera tuntas.

Ammru mengatakan Selama ini kita berdoa agar ada orang yang pandai diturunkan untuk mengatasi penyakit corona .sekarang vaksin sudah ada, datang pula yang memprovokasi bahwa vaksin adalah racun yang dapat membunuh masyarakat . Hampir setiap saat provokasi tersebut masuk dalam medsos.

“Pemerintah memvaksin agar masyarakatnya sehat bisa berusaha seperti sedia kala. Harga Vaksin itu mahal saat ini sedang gratis , nanti pada saat membutuhkan vaksin sudah mahal. Mamfaatkan kesempatan yang ada sebelum tertular. Vaksin itu sperti pada masa kita kena cacar pada mas itu semua mengalami Vaksinasi. corona itu sangat sakit Flu tidak sembu-sembuh bukan seperti flu biasa” terang Bupati.

Camat Kutapanjang Muhamamd Isnan Amin menyebutkan berkat kerja keras Muspika Kuta Panjang Animo masyarakat untuk bervaksin mengalami peningkatan, hampir rata disetiap kampung sudah mencapai 40 Persen, kendala sebagian masyarakat masih termakan isu bahaya vaksin. Muspika akan terus mendorong masyarakatnya untuk bervaksin. ( Yud)

News Feed