oleh

Bupati Gayo Dukung Program Buah Tin dan Anggur Kapolres Gayo Lues

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO –  Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru mendukung pengembangan tanaman buah tin dan anggur yang diprogramkan Kapolres Gayo Lues, AKBP Rudy Setiawan yang akan dibudidayakan secara massal di kabupaten Gayo Lues.

Dalam wawancaranya, Bupati Amru menyebutkan, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan budidaya tanaman buah tin dan anggur yang diprogramkan Kapolres, Pemerintah kabupaten Gayo Lues telah mendplotkan anggaran 200 juta.

“Sudah kita demplot anggarannya, untuk sementara hanya 200 juta, kita ingin lihat dulu kelayakan tanaman ini di Gayo Lues, apakah bisa berkembang atau tidak, kalau bisa berkembang tentu anggarannya akan kita tambah lagi, dan kita masukkan ke RPJM,” ujarnya di Pendopo Bupati, Jum’at, (08/11/2019).

Bupati menjelaskan, Pemerintah tidak bisa langsung jorjoran memberikan anggaran, harus step by step, dan harus terlebih dahulu melihat hasil perkembangannya. Jika memang cocok untuk dikembangkan di kabupaten Gayo Lues, maka pemerintah akan memberikan anggaran yang lebih.

“Kita dukung penuh, jika ini berhasil, bukan hanya pihak Polres saja yang bangga, kita juga bangga, karena di Aceh di Gayo Lues yang pertama dikembangkan buah tin dan anggur, saya kira ini akan menjadi luar biasa, dan menjadi kebanggaan bersama,” tandasnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Kapolres Gayo Lues, AKBP Rudy Setiawan sudah melakukan tanam perdana buah tin dan anggur dipenangkaran dibelakang Mapolres, dan saat ini kedua komoditi tersebut perkembangannya sudah maksimal dan bagus.

Dalam wawancaranya bulan lalu, AKBP Rudy Setiawan menuturkan buah tin dan anggur ini merupakan sambutannya atas keresahan Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru yang menginginkan masyarakat menjauhi tanaman ganja.

“Pertama saya menjabat sebagai Kapolres Gayo Lues, bapak Bupati menitipkan kepada saya, agar persoalan ganja menjadi perhatian serius, karena kasus ganja di sini cukup tinggi, terlebih dengan anekdot yang cukup menggelisahkan, ganja terbaik itu ternyata berasal dari Gayo Lues,” ujarnya.

Kapolres menerangkan, untuk mengikis persoalan tersebut, masyarakat harus dialihkan ke tanaman lain yang lebih menguntungkan dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, salah satunya dengan tanaman buah tin dan anggur.

Menurut Kapolres, dari berbagai varietas yang ada buah tin dan anggur dapat meningkatkan pendapatan secara signifikan. Karena, kedua varietas ini berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Untuk buah tin diusia sembilan bulan sudah bisa panen, dan buah anggur unggulan dapat dipanen saat usia empat belas bulan.

“Bibit buah tin dan anggur belum kita sebar ke masyarakat, kita dikembangkan terlebih dulu di Polres. Nanti setelah berhasil, baru disebar ke masyarakat dan dipamerkan pada Pemerintah Daerah, agar mau mendorong dan mendukung dengan serius pengembangan Buah Tin dan anggur unggulan ini di Gayo Lues,” terangnya.

Sementara untuk bibit kedua komoditas ini dibawa oleh Professor UGM, Agus Aprianto, dan diundang Kapolres langsung terjun ke Gayo Lues untuk mempraktekkan cara membudidayakannya di penangkaran milik Polres, “Saya bercita-cita, selain ada kopi Gayo, nantinya komoditas unggulan di Gayo Lues bisa bertambah dengan buah tin dan anggur Gayo. Itu merupakan cita-cita saya,” jelasnya. (ABDIANSYAH)

News Feed