oleh

Besok Sprint Rally Aceh Timur Diikuti 30 Peserta dari Aceh dan Sumatera Utara

Aceh Timur, Baranewsaceh.co  – Setelah gelar even sepeda santai 24 November 2019 lalu, kini Pemkab Aceh Timur, bekerjsama dengan Koordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh Timur, kembali menggelar hiburan rakyat berupa olahraga otomotif Sprint Rally tahun 2019, memperebutkan Trofi Bupati Aceh Timur.

Olahraga otomotif yang diikuti 30 peserta dari Aceh dan Sumatera Utara itu berlangsung Sabtu-Minggu (21-22/12/2019) di sirkuit non permanen Pusat Pemerintahan Aceh Timur. Untuk diketahui, jalur sirkuit ini berupa gabungan rute tanah, dan aspal.

Ketua Korwil IMI Aceh Timur, H Sulaiman Tole, didampingi Ketua Harian Raymond mengatakan, sprint rally memperebutkan trofi Bupati Aceh Timur tahun 2019 ini perdana digelar di Aceh Timur, dan memperlombakan 6 kelas yaitu kelas F1 Sedan 2WD 0-1500 cc, F2 Sedan 2 WD 0-1600 cc, F3 Sedan 2WD > 1600 cc, J1 Jeep 0-1000cc, J2 Jeep 1000-2500cc, M1 Sedan 4WD.

“Setiap kelas diambil juara satu sampai lima, dan para juara selain diberikan trofi Bupati Aceh Timur, juga diberikan uang pembinaan. Juara ditentuan berdasarkan finish tercepat,” jelas Ketua Korwil IMI Aceh Timur, H Sulaiman Tole, dan didampingi Raymond.

Perlombaan, jelas Tole, dibuka Minggu pagi oleh Bupati Aceh Timur, atau yang mewakili. Sedangkan, Sabtu sere, selain dilakukan registrasi peserta, pemeriksaan teknis mesin, survey jalur sirkuit, juga brifing peserta.

Perelis asal Aceh Timur H.Yan Safriadi, asal Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur, akan ambil bagian bersama puluhan pereli asal Medan dan Aceh dalam event Sprint Rally

Informasi yang diperoleh media Baranewsaceh.co safriadi pembalab asal Aceh Timur tersebut besok akan tampil di kelas F1 dan F2 Jeep dengan mengunakan mobil Suzuki Jimmy. Saksikan penampilan satu-satunya pereli Aceh Timur, dalam event bergengsi akhir tahun ini.

Panitia menghimbau penonton sprint rally Minggu besok agar menjaga ketertiban dan menonton di luar pagar pengaman yang telah ditentukan, karena olahraga sprint rally memiliki resiko tinggi.

Katanya, dengan event-event olahraga seperti ini, kiranya dapat membangkit semangat pemuda Aceh Timur untuk terus berkretifitas di dunia olahraga.

“Mari kita sukseskan even ini untuk meraih prestasi serta menjauhi narkoba. Karena, prestasi hanya bisa diraih tanpa narkoba,” imbau Tole, seraya menyebutkan, jika even ini sukses maka tahun depan IMI Aceh Timur, berkomitmen gelas Kejurnas sprint rally di Aceh Timur.**

(Jamadon)

News Feed